Ketika mudik Lebaran, perjalanan menggunakan mobil pribadi biasanya identik dengan kendaraan yang dipenuhi berbagai barang bawaan. Bahkan, tidak sedikit pemudik memanfaatkan rak atap mobil untuk menaruh koper, kardus, hingga tas tambahan karena kabin sudah penuh oleh penumpang dan barang. Namun, kebiasaan membawa barang berlebih di atap mobil ternyata menyimpan risiko keselamatan yang tidak boleh dianggap sepele, terutama saat perjalanan jarak jauh di jalan tol. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, menempatkan barang di atap mobil secara berlebih sampai menumpuk, akan membuat kendaraan mengalami kelebihan muatan atau overload. Total 869.996 kendaraan melintasi ruas-ruas JTTS yang dikelola Hutama Karya sejak 15-19 April, angka tersebut naik 32,9 persen dibanding VLL Normal, Kamis (20/4/2023). Beban berlebih di atap membuat mobil terasa berat dan handling menurun karena pusat gravitasi berubah, sehingga manuver kendaraan menjadi lebih berisiko. "Logikanya, bila sudah letakan barang di atap itu pasti kondisinya overload, karena sudah tidak ada lagi ruang di kabin. Jadi beban mobil itu dua kali lipat, dari barang dan penumpang. Bisa dibayangkan karena berat, otomatis efeknya akan kemana-mana," kata Sony kepada Kompas.com, belum lama ini. Selain menurunnya handling, kelebihan muatan di mobil juga membuat jarak pengereman meningkat drastis, sehingga risiko kecelakaan saat berhenti mendadak pun lebih tinggi. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini bisa berujung pada kecelakaan serius, karena perubahan center of gravity meningkatkan risiko mobil terguling saat bermanuver. Selain itu, beban berlebih membuat suspensi dan kaki-kaki mobil kehilangan keseimbangan, sementara ban harus bekerja lebih keras menahan muatan overload sepanjang perjalanan ratusan kilometer. Akibatnya, ban berisiko pecah dan memicu kecelakaan, sementara barang di atap yang terjatuh bisa membahayakan pengendara lain di sekitarnya. "Rata-rata bila sudah di tol dan tancap gas, pengendara itu tidak akan peduli dengan barang bawaan yang di atas, bila sampai jatuh dan kena ke pengendara lain itu fatal akibatnya," ucap Sony. Jadi untuk memastikan keselamatan selama mudik Lebaran, pemudik disarankan menghindari menumpuk barang berlebihan di atap mobil agar risiko kecelakaan akibat overload. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang