Pabrikan otomotif asal China, Changan Automobile, resmi mengumumkan rencana uji coba pemasangan baterai solid-state pada kendaraan produksinya sebelum kuartal ketiga 2026. Dikutip dar Carnewschina.com, Rabu (25/2/2026), paket baterai anyar tersebut diklaim memiliki densitas energi mencapai 400 Wh/kg dan mampu membawa kendaraan listrik menempuh jarak lebih dari 1.500 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Informasi ini disampaikan perusahaan pada 24 Februari melalui pembaruan proyek baterai solid-state di platform interaktif Bursa Efek Shenzhen. Manajemen menyebutkan, pengembangan berjalan sesuai rencana, dengan proyek baterai Golden Bell menjadi yang paling maju dalam portofolio mereka. Changan Lumin ElectroRush Baterai solid-state Golden Bell, atau dikenal juga sebagai Jinzhongzhao, dijadwalkan mulai dipasang pada robot dan kendaraan listrik pada kuartal ketiga 2026. Tahap produksi massal berikut pemasangannya secara luas disebut akan dimulai pada tahun berikutnya. Secara spesifikasi, Golden Bell menawarkan densitas energi 400 Wh/kg. Dari sisi keamanan, Changan mengklaim tingkat keselamatannya 70 persen lebih tinggi berkat sistem diagnostik jarak jauh berbasis kecerdasan buatan. Dengan paket baterai ini, kendaraan listrik diklaim mampu menjangkau hingga 1.500 km dalam kondisi baterai terisi penuh. Meski demikian, detail teknis lebih rinci masih dirahasiakan dan akan diumumkan mendekati jadwal implementasi pada 2026. Changan Deepal S07 di IIMS 2026 Golden Bell sendiri merupakan merek baterai independen di bawah naungan Changan yang diperkenalkan pada November 2023. Saat peluncuran, merek ini menghadirkan delapan varian sel baterai, mulai dari tipe cair, semi-padat, hingga padat. Kapasitas produksi yang direncanakan untuk Golden Bell mencapai 150 GWh, menunjukkan ambisi besar Changan dalam memperkuat rantai pasok baterai secara mandiri. Teknologi Baterai Golden Shield Battery dari Changan Selain mengembangkan baterai solid-state, Changan juga menjalin kerja sama erat dengan CATL dalam pengembangan baterai natrium. Pada konferensi bersama yang digelar di Yakeshi, China, kedua perusahaan memperkenalkan paket baterai natrium Naxtra. Baterai Naxtra memiliki densitas energi 175 Wh/kg dan diklaim mampu beroperasi pada suhu ekstrem hingga minus 50 derajat Celcius, dengan jarak tempuh listrik lebih dari 400 km. Dua model yang akan menjadi pelopor penggunaan baterai ini adalah Changan Nevo Q05 dan Changan Nevo A06. Saat ini, sudah ada dua model Changan yang dipasarkan di Indonesia, yakni Deepal S07 dan Lumin. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang