John Herdman, Calon Pelatih Anyar Timnas Indonesia Isu penunjukan pelatih baru Timnas Indonesia kembali menguat, dengan nama John Herdman ikut masuk dalam bursa kandidat. Pelatih asal Inggris tersebut dikenal luas berkat rekam jejaknya bersama tim nasional Kanada di level putra dan putri. John Herdman bukan sosok asing di dunia sepak bola internasional, terutama setelah membawa Kanada tampil kompetitif di panggung global. Kariernya dibangun melalui proses panjang, dimulai dari pengembangan pemain usia muda hingga menangani tim nasional dengan pendekatan disiplin dan emosional yang kuat.Dalam berbagai kesempatan, Herdman kerap menekankan pentingnya konsistensi dan loyalitas dalam membangun tim. Filosofi tersebut tidak hanya tercermin dalam metode kepelatihannya, tetapi juga dalam perjalanan hidup pribadinya di luar lapangan. Kisah awal Herdman sebagai pelatih profesional berjalan seiring dengan cerita sederhana tentang mobil pertamanya. Disadur VIVA Otomotif dari Huffpost, Kamis 18 Desember 2025, ia pernah menggunakan Volkswagen Beetle lawas berwarna perak untuk perjalanan rutin dari Leeds ke Consett saat masih berstatus mahasiswa. Volkswagen Beetle Mobil sederhana itu menjadi saksi perjalanan panjang hidupnya, termasuk kisah cinta dengan sang istri sejak masa muda. Meski akhirnya mobil tersebut rusak akibat kecelakaan, kenangan tentang Beetle itu tetap membekas bagi Herdman. Bertahun-tahun kemudian, kenangan tersebut kembali hidup ketika Herdman menemukan VW Beetle ragtop produksi 1962 di Kanada. Ia sempat dihadapkan pada pilihan antara membeli unit proyek untuk direstorasi atau versi yang sudah siap jalan. Dengan jadwal kepelatihan yang padat, Herdman akhirnya memilih Beetle yang telah direstorasi penuh. Keputusan ini diambil agar ia bisa langsung menikmati mobil klasik tersebut bersama keluarga tanpa harus mengorbankan waktu profesionalnya.Hingga kini, Volkswagen Beetle klasik itu masih menjadi bagian dari hidup John Herdman. Jika benar ia menukangi Timnas Indonesia, publik mungkin akan terkejut melihat selera otomotif sang pelatih yang jauh dari kesan mewah, namun sarat makna dan cerita personal.