Sinyal kehadiran BYD M6 PHEV di Indonesia makin kuat. Berikut spesifikasi calon mobil BYD yang terdaftar dengan NJKB senilai Rp 100 jutaan itu.Model mobil BYD yang terdaftar di Indonesia kian bertambah. Salah satunya diduga kuat adalah BYD M6 PHEV. Dalam lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri no.11 tahun 2026 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat, ada BYD M6 dengan kode MEH. Diduga kuat, kode MEH itu mengarah pada BYD M6 untuk model PHEV (plug-in hybrid vehicle). Total ada delapan model mobil BYD dengan kode MEH dengan nilai jual mulai dari Rp 104 juta hingga Rp 123 juta. Rinciannya sebagai berikut:- MEH-FWD-10A6 (4x2) A/T: Rp 123 juta- MEH-FWD-10A7 (4x2) A/T: Rp 122 juta- MEH-FWD-10T (4x2) A/T: Rp 104 juta- MEH-FWD-10Y6 (4x2) A/T: Rp 113 juta- MEH-FWD-10Y7 (4x2) A/T: Rp 112 juta- MEH-FWD-20T (4x2) A/T: Rp 105 juta- MEH-FWD-20Y6 (4x2) A/T: Rp 116 juta- MEH-FWD-20Y7 (4x2) A/T: Rp 115 jutaPerlu digarisbawahi nilai jual itu bukanlah patokan harga jual nantinya. Nilai jual alias NJKB itu adalah harga pasaran umum atas suatu kendaraan bermotor. Sementara harga pasaran umum adalah harga rata-rata yang diperoleh dari berbagai sumber data yang akurat.Soal harga, tentu baru diketahui bila nanti mobil itu sudah meluncur di Indonesia. Besar kemungkinan harga jualnya di atas NJKB. Tapi tak menutup kemungkinan juga kalau harganya di bawah NJKB sebagaimana dilakukan BYD pada model Atto 1.Spesifikasi BYD M6 PHEVSebagai informasi tambahan, BYD M6 punya nama lain BYD Song Max di beberapa negara. Khusus versi PHEV namanya Song Max DM-i. BYD M6 PHEV, dibekali dengan mesin bensin 1.498cc. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan motor listrik 145 kW yang setara dengan 197 PS.Selanjutnya mesin Song Max DM-i menghasilkan tenaga sebesar 110 PS dan torsi 135 Nm. Sementara itu, motor listriknya menghasilkan tenaga 197 PS (145 kW) dan tarikan sebesar 325 Nm yang bertenaga. Baterai Blade berkapasitas 18,3 kWh memberikan Song Max jarak tempuh listrik hingga 105 km berdasarkan siklus NEDC. Namun, dengan mesin bensin dan motor listrik yang bekerja bersama-sama, kendaraan ini mampu menempuh jarak hampir 1.000 km sebelum perlu mengisi bensin atau mengisi daya kembali.