Berbagai pantangan setelah melakukan pengecatan mobil kerap beredar di tengah masyarakat. Salah satunya, mobil tidak boleh dicuci atau terkena sabun selama 30 hari setelah proses pengerjaan. Henry, Supervisor Namuda Auto Body Care Specialist yang berlokasi di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengatakan, anggapan tersebut ternyata tidaklah benar atau mitos belaka. "Itu tidak benar. Harusnya tidak begitu. Mobil yang baru selesai menjalani proses pengecatan tetap dapat dicuci selama bengkel tersebut melakukan prosedur pengerjaannya dengan benar," katanya kepada Kompas.com, Senin (14/9/2026). Proses Pengeringan Cat Mobil Menurut Henry, sebelum diserahkan kepada pemilik, mobil yang selesai dicat idealnya telah melewati tahapan pengeringan yang sempurna. Di bengkelnya yang berlokasi di Jalan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, biasanya proses pengeringan mobil setelah pengecatan dilakukan menggunakan dua proses. Proses pengecatan Cat Mobil di Namuda Auto Body Care Specialist Pejaten Barat, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan Yakni menggunakan oven khusus dan dikeringkan secara alami, sebelum akhirnya masuk ke tahap pemolesan akhir. "Kalau di tempat saya, setelah mobil dicat saya keringin dulu di oven dan juga dikeringkan alami. Setelah itu baru dipoles. Setelah poles itu sudah bisa dicuci. Jadi, mobil keluar sudah pasti bisa dicuci," jelasnya. Boleh dicuci Dengan demikian, lanjut Henry, mobil yang keluar dari tempat pengecatan dengan prosedur yang benar tidak perlu dikhawatirkan ketika akan dicuci. "Kalau tidak boleh dicuci, tidak laku nanti mobilnya," ujarnya.