Chery C5 CSH hadir sebagai SUV hybrid yang menawarkan paket fitur sangat lengkap di kelas harga Rp 399,9 juta (OTR Jakarta per Juli 2026). Secara segmentasi, mobil ini mencoba mengganggu dominasi SUV Jepang dengan menghadirkan fitur yang biasanya hanya ditemui pada varian tertinggi dengan banderol Rp 500 jutaan. Dari impresi awal, Chery cukup serius menghadirkan nuansa premium. Namun seperti produk lain, ada beberapa hal yang patut diapresiasi dan ada pula yang masih bisa disempurnakan. Test drive Chery C5 CSH ADAS lengkap Salah satu daya tarik terbesar Chery C5 CSH adalah hadirnya 14 fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System). Paket ini mencakup Adaptive Cruise Control, Speed Limit Warning, rem otomatis, hingga Line Keeping dan Line Following. Setirnya menggunakan model serupa Chery E5 dengan tombol capacitive touch. Desainnya modern dan terlihat mewah, tetapi tombol jenis ini membutuhkan adaptasi karena tidak memberikan feedback seperti tombol konvensional. Test drive Chery C5 CSH Layar lengkung ganda berukuran 24,6 inci yang menggabungkan panel instrumen dan infotainment juga menjadi pusat perhatian. Tampilan grafisnya modern dan sudah mendukung Apple CarPlay serta Android Auto nirkabel. Sistem audio premium dari Sony turut menambah nilai hiburan di dalam kabin. Fitur kamera 360 derajat bekerja cukup membantu saat parkir di area sempit, terutama mengingat dimensi SUV yang cukup besar. Test Drive Chery C5 CSH Kabin senyap, tapi fitur pemanas terasa kurang relevan Untuk kenyamanan, Chery memberikan jok depan elektrik dengan ventilasi (ventilated seat), bahkan tersedia fitur pemanas pada jok dan setir. Ventilasi AC belakang serta port USB tipe A dan C juga membuat penumpang baris kedua tetap terakomodasi dengan baik. Dari sisi keamanan, kehadiran airbag tengah di antara pengemudi dan penumpang depan patut diapresiasi. Fitur ini berfungsi mengurangi risiko benturan antarpenumpang saat terjadi tabrakan samping. Selain itu, kabin terasa lebih senyap berkat penggunaan kaca akustik (double glass). Pada kecepatan rendah di bawah 40 Kpj, mobil bahkan bisa melaju hampir tanpa suara karena mengandalkan motor listrik dari sistem hybrid dengan baterai 1,83 kWh. Kursi dengan ventilated seat dan jok elektrik pada Chery C5 CSH Meski demikian, ada beberapa catatan. Fitur pemanas jok dan setir memang terdengar mewah, tetapi penggunaannya di iklim tropis Indonesia kemungkinan tidak akan terlalu sering dimanfaatkan. Selain itu, banyaknya fitur elektronik dan ADAS berpotensi membuat proses perawatan ketika rusak lebih kompleks dibanding SUV konvensional. Apalagi semua pengaturan juga berfokus di layar sentuh, yang agak merepotkan saat berkendara. Secara keseluruhan, Chery C5 CSH menawarkan value for money yang sangat kuat. Dengan harga Rp 399,9 juta, konsumen mendapatkan paket fitur yang secara kuantitas dan spesifikasi berada di atas rata-rata kompetitor di kelasnya. Namun, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan aspek ergonomi tombol sentuh dan kompleksitas fitur elektronik jangka panjang. Ilustrasi berkendara saat Test Drive Chery C5 CSH Kesimpulan Kelebihan: 14 fitur ADAS termasuk ACC dan rem otomatis, layar head unit besar, audio premium Sony, kaca double glass bikin kabin lebih senyap Kekurangan: tombol capacitive touch kurang feedback, fitur pemanas jok kurang relevan, pengguna baru mungkin butuh adaptasi dengan pengoperasian digital