Berburu mobil bekas saat ini bisa dilakukan melalui berbagai saluran. Selain membeli langsung dari pemilik perorangan atau diler mobil bekas, konsumen juga bisa melirik opsi mobil bekas tarikan perusahaan pembiayaan (leasing). Mobil tarikan leasing merupakan unit yang diambil alih oleh pihak pembiayaan lantaran pemilik sebelumnya tidak mampu melunasi sisa angsuran. Setelah disita, kendaraan tersebut umumnya langsung dijual kembali melalui saluran balai lelang dengan kondisi apa adanya (as is). Kendati kerap dilirik karena berpotensi menawarkan harga lebih miring, tak sedikit calon pembeli yang ragu lantaran berasumsi bahwa mobil tarikan leasing cenderung disebut kurang baik kondisinya. Mobil tarikan leasing di balai lelang Kondisi Unit dan Jarak Tempuh Marketing Balai Lelang Megatama (Otolink) Agus Salim menjelaskan, status tarikan leasing pada dasarnya hanya menandakan adanya masalah pada finansial debitur, bukan berarti seluruh unitnya berada dalam kondisi buruk. “Ada yang kondisi pemakaiannya masih normal. Kalau mobil-mobil tarikan yang kilometernya tinggi (gondrong), kebanyakan memang dipergunakan untuk taksi online,” kata Agus kepada Kompas.com, Senin (5/10/2026). Berdasarkan pengamatan Kompas.com di area pelelangan, tak sedikit unit yang dipajang masih dalam kondisi terawat. Mulai dari Honda Brio keluaran 2026 yang masih mulus, hingga SUV mewah seperti BMW X1 tahun 2023. Mobil tarikan leasing di balai lelang “Unit dengan kilometer tinggi biasanya mobil-mobil tertentu. Umumnya model seperti Sigra atau Calya yang mobilitas harian pemakainya memang tinggi,” ujar Agus. Ia tidak memungkiri bahwa kondisi riil kendaraan sangat bergantung pada tabiat pemilik sebelumnya. Oleh sebab itu, potensi menemukan unit yang kurang terawat, baik dari kebersihan interior hingga riwayat servis mesin tetap terbuka. Penetapan Grade dan Harga Dasar Terkait masalah harga, Agus menyampaikan bahwa pemeriksaan mobil tarikan leasing dilakukan sama persis seperti inspeksi kendaraan pada umumnya. Apabila ditemukan sektor yang kurang prima, hal itu akan disesuaikan pada penetapan harga awal lelang (open price). “Grade kondisi kendaraan pasti berpengaruh ke harga yang terbentuk. Unit dengan Grade B dan C nanti pasti berbeda,” tutur Agus. Memilih mobil bekas tarikan leasing di balai lelang memang bisa menjadi langkah cermat untuk menghemat anggaran. Namun, calon pembeli disarankan untuk memanfaatkan sesi open house secara maksimal dengan melakukan inspeksi menyeluruh atau membawa mekanik kepercayaan. Dengan begitu, kalkulasi estimasi perbaikan dapat terukur dan pembelian kendaraan tetap menguntungkan.