Kehadiran merek mobil asal China di Tanah Air sebenarnya bukan hal baru. Wuling, misalnya, sudah mengaspal di Indonesia sejak 2015 alias memasuki usia 11 tahun. Logikanya, makin lama suatu merek hadir, ketersediaan suku cadangnya di pasaran pun bakal makin menjamur dan mudah ditemui di luar diler resmi. Namun, kenyataan di lapangan rupanya tak selalu berbanding lurus. Berdasarkan pantauan saya di pusat suku cadang Mal Atrium Senen lantai lima, Jakarta Pusat, opsi untuk perburuan sparepart mobil China justru masih sangat terbatas. Toko sparepart mobil Wuling di Mal Atrium Senen Cuma Ada Satu Toko Dari sekian banyak lapak yang berderet di pusat onderdil legendaris ini, tercatat hanya ada satu toko yang khusus menjajakan suku cadang mobil China, yakni Toko “74”. Pemilik toko yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, ia baru sekitar dua tahun belakangan memberanikan diri menyediakan komponen mobil buatan Tiongkok, khususnya Wuling. Lini produk tersebut dipasarkan berdampingan dengan suku cadang Daihatsu dan Proton. "Wuling baru berjalan dua tahunan. Kita enggak sedia semua komponen, tergantung kebutuhan saja. Paling komponen fast moving seperti kampas rem, filter udara, kopling, dan van belt," ujarnya saat ditemui Kompas.com, Senin (28/9/2026). Toko sparepart mobil Wuling di Mal Atrium Senen Ia menambahkan, pihaknya sengaja tidak menyetok komponen bodi karena jenis kerusakannya sangat bervariasi dan sulit diprediksi. Pasar Lesu dan Persaingan Digital Tak sekadar stok yang terbatas, sang pemilik toko juga membeberkan dinamika pasar otomotif yang belakangan sedang kurang bergairah. Lesunya daya beli masyarakat membuat pemilik kendaraan menahan diri untuk melakukan penggantian suku cadang. Tantangan tak berhenti di situ. Skema penjualan secara konvensional juga kian terdesak oleh persaingan di ranah digital. Pasar Sparepart Mal Atrium Senen "Daya beli lagi enggak ada, orang jadi jarang ganti. Kita juga masih kirim paket sendiri lewat WhatsApp, tidak lewat aplikasi marketplace. Belum lagi foto barang kita diambil orang, kalah bersaing dengan yang begitu," keluhnya. Surga Sparepart Mobil Langka Menariknya, meski suku cadang mobil China masih terhitung langka, Mal Atrium Senen justru menjadi 'surga' bagi para pemilik mobil langka maupun merek yang sudah lama hengkang dari Indonesia. Di sudut-sudut lantai lima ini, para loyalis otomotif masih bisa berburu onderdil untuk mobil klasik hingga rare item, mulai dari Jeep Willys, Mambo, Mini klasik, Land Rover, Jaguar, Range Rover, hingga Daewoo. Bagi Anda pengguna mobil langka yang kerap pusing mencari suku cadang, lantai lima Mal Atrium Senen jelas masih menjadi salah satu destinasi utama yang sangat layak untuk disambangi.