Geely belum mempertimbangkan kemungkinan membangun fasilitas produksi sendiri di Indonesia. Saat ini Geely sudah memanfaatkan fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, Jawa Barat, untuk merakit mobil yang dipasarkan di Indonesia. Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan saat ini kegiatan produksi mobil Geely di pabrik Handal dilakukan dalam dua giliran jam kerja dalam satu hari. "Ada berbagai strategi yang sebenarnya sedang menjadi opsi. Salah satunya, tentu saja, saat ini kami sudah bekerja sama dengan Handal dan meningkatkan kapasitas produksi. Saat ini kami sudah produksi dua shift per hari," katanya di Tangeran Selatan, akhir pekan lalu. Herlijoso mengatakan, kapasitas produksi Geely di pabrik Handal saat ini bisa mencapai 2.000 unit per bulan. Geely Auto Indonesia menggelar acara bertajuk ?10,000+ Reasons to Celebrate? di Tangerang Selatan, Sabtu (26/9/2026). "Jadi kapasitas produksinya sudah lebih dari 2.000 per bulan. Tentu saja, kami masih berdiskusi apakah memungkinkan untuk menambah model line-up baru, karena kami akan mempersiapkan model-model baru yang akan kami luncurkan dalam waktu dekat," katanya. "Itu akan sangat tergantung dengan kapasitas dan semuanya," katanya. Opsi Pabrik Sendiri Herlijoso mengatakan, sepanjang Januari-Agustus 2026, penjualan Geely di Indonesia telah mencapai lebih dari 12.000 unit. Dengan kapasitas produksi yang saat ini mencapai lebih dari 2.000 unit per bulan, secara hitungan, Geely belum perlu berinvestasi untuk membangun pabrik sendiri. Meski demikian, Herlijoso mengatakan opsi tersebut tetap terbuka, terutama jika melihat potensi pertumbuhan bisnis Geely dalam jangka panjang. Diler baru Geely "Tentu saja kita sudah harus mulai mempertimbangkan hal tersebut. Bahwa sudah masuk atau belum, tergantung seberapa ekspansif kita atau seberapa intensif investasi yang akan kita lakukan," katanya. "Namun, seperti yang saya sampaikan, saat ini kapasitas produksi masih memadai untuk saat ini," ujar Herlijoso. Di sisi lain, Geely juga mulai mengantisipasi kebutuhan produksi apabila terjadi peningkatan volume penjualan dan penambahan model pada masa mendatang. "Kami sudah mulai berdiskusi untuk mengantisipasi periode-periode ke depan, di mana akan ada tambahan volume dan tambahan model. Itu yang masih terus kita pantau," katanya. Diler baru Geely Penjualan Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), penyumbang volume Geely datang dari mobil listrik dengan kontribusi hampir 90 persen dari total penjualan sepanjang tahun ini. Saat ini, Geely memiliki dua model kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV), yakni Geely EX2 dan EX5. Selain kendaraan listrik murni, Geely juga menawarkan Starray EM-i yang menggunakan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Sementara untuk kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE), Geely memiliki Coolray. Dari jajaran tersebut, Geely EX2 menjadi salah satu model yang memberikan kontribusi besar terhadap penjualan. Sepanjang Januari-Agustus 2026, penjualan EX2 mencapai 9.769 unit.