Pengguna Jalan Tol Jakarta-Cikampek diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan lebih matang dalam beberapa hari ke depan. Pasalnya, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) masih melaksanakan pekerjaan pemeliharaan rutin di sejumlah titik ruas tol yang berpotensi menyebabkan perlambatan arus lalu lintas hingga Jumat (12/6/2026). Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur dan memastikan jalan tol tetap aman serta nyaman digunakan. Perbaikan jalan tol Jakarta-Cikampek Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan pengaturan lalu lintas secara situasional. “Kami memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan maupun perlambatan lalu lintas yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan ini,” ujar Ria, dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026). “Tahapan pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan telah dimulai sejak 8 Juni 2026 dan saat ini masih berlangsung di sejumlah titik Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek,” kata dia. Sebagai informasi, saat ini pekerjaan yang masih berlangsung meliputi KM 15+400 s.d KM 15+269 arah Jakarta lajur 1, KM 27+130 s.d KM 26+980 arah Jakarta lajur 1, serta titik pekerjaan lainnya yang dilaksanakan secara bertahap hingga Jumat, 12 Juni 2026. Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sejumlah Titik Rawan Macet Selama pekerjaan berlangsung, JTT bersama Kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar area proyek guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan arus kendaraan tetap mengalir. Meski seluruh lajur tidak ditutup, penyempitan area kerja dan aktivitas konstruksi berpotensi menyebabkan perlambatan, terutama pada jam-jam sibuk. Karena itu, pengendara disarankan memperhitungkan waktu tempuh lebih panjang dari biasanya. Untuk membantu pengguna jalan, JTT telah memasang berbagai sarana informasi, mulai dari Dynamic Message Sign (DMS), spanduk imbauan, hingga pembaruan informasi melalui media sosial resmi Jasa Marga Group. Contraflow Jalan Tol Jakarta-Cikampek Pengendara Diminta Siapkan Kendaraan dan Jaga Jarak Aman Selain mengantisipasi potensi kemacetan, pengguna jalan juga diingatkan untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum memasuki jalan tol. Hal ini penting untuk mengurangi risiko gangguan perjalanan di tengah kepadatan lalu lintas. Ria mengatakan JTT terus berupaya meminimalkan dampak pekerjaan terhadap pengguna jalan dengan memastikan seluruh proses pemeliharaan berlangsung efektif dan terkoordinasi. “Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengguna jalan atas kesabaran, pengertian, serta kerja sama yang diberikan selama proses pemeliharaan ini dilaksanakan,” ucap Ria. “Kami mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan maupun pengemudi dalam kondisi prima, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” kata dia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang