Pebalap Honda Team Asia di kelas Moto2, Mario Suryo Aji, sejatinya dimulai dengan sangat menjanjikan pada musim 2026 Pebalap asal Magetan, Jawa Timur, tersebut mampu menunjukkan performa kompetitif dan beberapa kali bersaing di barisan depan. Namun, laju positif Mario harus terhenti akibat cedera yang dialaminya setelah terjatuh pada seri Jerez, Spanyol, akhir April lalu. Usai Moto2 Perancis, dia ternyata cedera tulang leher cervical C7 sehingga membuatnya harus menepi dan melewatkan sejumlah balapan pada musim ini. Di tengah masa pemulihan yang tidak mudah, Mario mengaku mendapat inspirasi dari klub sepak bola Inggris, Arsenal, yang baru saja mengakhiri penantian panjang untuk kembali menjadi juara Liga Inggris. Mario Aji, pebalap Astra Honda asal Indonesia yang akan bersaing di Moto2 pada MotoGP 2026. Meski tidak sempat menyaksikan langsung pertandingan penentu gelar, Mario mengaku mengikuti perjalanan tim berjuluk The Gunners tersebut dalam beberapa musim terakhir. "Enggak sempet nonton, tapi itu bukan pertandingannya Arsenal, cuma City kalah" kata Mario di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Bagi Mario Aji, keberhasilan Arsenal meraih gelar memiliki banyak hal positif yang dapat diambil sebagai pelajaran hidup. Klub asal London tersebut sempat beberapa kali gagal menjadi juara dan kerap dipandang sebelah mata, tetapi tetap mampu bangkit hingga akhirnya meraih hasil terbaik. "Tim yang menaikkan motivasi Mario karena beberapa tahun ke belakang banyak direndahin, juara dua terus dan akhirnya sekarang juara setelah 22 tahun. Banyak pesan moralnya," kata dia. Pebalap Idemitsu Honda Team Asia asal Indonesia, Mario Aji, beraksi dalam sesi practice Moto2 Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo di Santiago del Estero, Argentina pada 14 Maret 2025. (Photo by Luis ROBAYO / AFP) Perjuangan Arsenal tersebut menjadi sumber motivasi tersendiri bagi Mario Aji yang kembali menghadapi tantangan besar akibat cedera. Apalagi, ini bukan kali pertama dirinya harus menjalani pemulihan di tengah berlangsungnya musim balap. Cedera Saat ditanya bagaimana cara membangkitkan motivasi setelah harus menghentikan momentum positif musim ini, Mario menegaskan bahwa kepercayaan menjadi modal utama. "Percaya adalah pertama. Itu fase yang sulit buat Mario karena hampir 5-6 tahun berturut Mario selalu ada di ruang operasi selama berjalanan musim. Jadi yang bisa Mario lakukan ya, terus latihan dan hasilnya akan mengikuti," kata Mario. Pebalap berusia 22 tahun itu menilai kisah Arsenal memberikan pelajaran penting tentang ketekunan dan keyakinan. Hasil besar tidak selalu datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh tantangan. Mario Aji di Moto2 "Jadi moral storynya sama seperti Arsenal, dia kedua, terus kedua, terus kedua, di underestimate dan lain-lain dan mereka masih bangkit," kata dia. Dukungan Selain motivasi dari luar lintasan, Mario Aji juga mengaku mendapat dukungan besar dari orang-orang terdekat yang terus memberikan kepercayaan selama masa pemulihan. "Keluarga, ada Pak Anggono (Iriawan) juga, dan tim yang terus menaruh percaya ke Mario," kata Mario. Saat ini Mario masih menjalani proses pemulihan cedera dengan target kembali balapan sebelum jeda musim panas di Moto2 Jerman. Dukungan dari keluarga, sponsor, serta tim menjadi modal penting bagi pebalap Indonesia tersebut untuk kembali ke performa terbaiknya. Seperti Arsenal, Mario Aji berharap kerja keras dan kesabarannya selama masa pemulihan juga dapat berbuah manis ketika kembali ke lintasan Moto2. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang