Lepas Indonesia memperkuat layanan purnajual untuk dua model elektrifikasinya, L8 PHEV dan E4 EV, melalui program Lepas Care. Salah satu yang menarik adalah perlindungan untuk Lepas L8 PHEV. Mobil plug-in hybrid tersebut mendapatkan garansi kendaraan selama enam tahun atau 150.000 km. Sementara baterai, motor listrik, dan controller mendapatkan garansi delapan tahun atau 160.000 km. Khusus mesin, Lepas memberikan perlindungan hingga 10 tahun atau 1.000.000 km untuk pemilik pertama. “Karena itu, LEPAS Care kami hadirkan untuk memberikan rasa tenang melalui perlindungan, perawatan, dan bantuan yang mendukung kebutuhan konsumen dalam kesehariannya,” ujar Vice Country Director Lepas Indonesia Temmy Wiradjaja, dalam keterangan resmi, Selasa (15/9/2026). Selain garansi, pemilik L8 PHEV memperoleh program Free Service selama empat tahun atau 60.000 km. Namun, fasilitas tersebut hanya mencakup biaya jasa servis, bukan keseluruhan biaya perawatan. Konsumen juga mendapatkan layanan Pickup & Delivery selama dua tahun untuk wilayah tertentu serta Road Assistance selama tiga tahun atau maksimal 50.000 km, sesuai syarat dan ketentuan. L8 PHEV sendiri dibanderol Rp 589 juta OTR Jakarta. Mobil ini diklaim memiliki jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.300 km. Lepas E4 EV GIIAS 2026 E4 EV Garansi Baterai 8 Tahun Skema purnajual sedikit berbeda diterapkan pada Lepas E4 EV. Mobil listrik seharga Rp 349 juta OTR Jakarta tersebut mendapatkan garansi kendaraan enam tahun atau 150.000 km. Baterai, motor listrik, dan controller mendapatkan perlindungan delapan tahun atau 160.000 km. Lepas juga menyediakan Road Assistance selama tiga tahun. E4 EV dibekali baterai dengan standar perlindungan IP68/IPX9K. Mobil listrik tersebut diklaim mampu menempuh jarak hingga 600 km berdasarkan metode pengujian CLTC. Sistem pengisian cepat DC berdaya hingga 130 kW diklaim dapat mengisi daya baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu 20 menit. Program purnajual menjadi salah satu pertimbangan penting bagi konsumen ketika membeli kendaraan baru, terlebih untuk mobil elektrifikasi yang membawa sejumlah komponen berbeda dibandingkan kendaraan konvensional.