Tak ada yang akan membantah bahwa Lamborghini Miura adalah sebuah ikon. Inilah mobil pertama yang benar-benar mengangkat nama merek tersebut, memicu revolusi desain yang mendefinisikan mobil-mobil Lamborghini sepanjang era 1960-an dan 1970-an—dan dalam banyak hal, juga memengaruhi industri secara keseluruhan. Sayangnya, nama Miura tidak muncul dalam jajaran produk selama hampir 50 tahun. Meski kita sempat melihat nameplate lain—seperti Countach—kembali dalam beberapa tahun terakhir, Lamborghini memilih untuk tidak menghidupkan lagi nama Miura. Dan kami menilai, itu keputusan yang tepat. Rendering Lamborghini Miura oleh Andrea Sassano Meski begitu, tak terhitung seniman dan desainer mencoba menciptakan Miura versi modern, dengan hasil yang terbatas. Namun ketika desainer Andrea Sassano membagikan visinya untuk Miura kontemporer, kami tahu ini sesuatu yang spesial. Sassano menyebut proyeknya secara spesifik sebagai Miura SVR. Bagi yang akrab dengan konvensi penamaan Lamborghini, SVR merepresentasikan puncak lini—interpretasi paling keren, paling berotot, dan paling ekstrem dari supercar Lamborghini yang memang sudah buas. Meski tidak ada angka tenaga yang diajukan untuk konsep ini, tampilannya yang agresif seharusnya sudah cukup menjelaskan. "[Miura] telah menjadi ikon gaya yang tak lekang oleh waktu," kata Sassano kepada Motor1. "Ini adalah contoh langka ketika desain mengalahkan rekayasa teknik, melahirkan salah satu mobil paling memikat yang pernah dibuat. Keunikan inilah yang menginspirasi saya untuk membayangkan kembali ikon tersebut dalam bahasa desain modern." '[Miura] telah menjadi ikon gaya yang tak lekang oleh waktu. Ini adalah contoh langka ketika desain mengalahkan rekayasa teknik...' Konsep Sassano mempertahankan banyak elemen desain Miura yang paling mudah dikenali: lampu depan bulat, kisi-kisi hitam (louvers), dan siluet fastback yang ikonik. Di saat yang sama, ia memodernisasi berbagai detail itu agar cocok dengan supercar masa kini, termasuk memasukkan pencahayaan LED dan estetika yang diperbarui. "Fokus utama saya adalah mempertahankan proporsi ikonik Lamborghini Miura, menjaga mobil tetap sangat rendah, dengan kabin yang ditempatkan lebih ke belakang, buritan yang mengerucut, dan lebar yang terasa tegas," jelasnya. "Terinspirasi dari versi Miura yang lebih sporty—yakni Miura SVR—sejumlah elemen klasik yang membentuk desainnya yang bersih dan seperti pahatan, saya tafsirkan ulang dengan sentuhan yang lebih modern dan berorientasi balap." Sassano membentuk proyek ini hampir sepenuhnya di Photoshop, menggunakan Vizcom untuk membuat serangkaian video pendek, termasuk yang ada di bawah ini: Namun dengan begitu banyak model Lamborghini yang bisa dijadikan referensi, mengapa Miura masih terus memikat para seniman visual? Dan mengapa Miura begitu kuat menarik perhatian Sassano secara khusus? "Dari perspektif desainer, Lamborghini Miura itu unik karena merepresentasikan salah satu pencapaian gaya paling murni dalam sejarah otomotif,” kata Sassano. “Desainnya memadukan keanggunan dan inovasi secara luar biasa. Garis-garisnya yang mengalir dan aerodinamis terlihat seolah bergerak bahkan ketika mobil sedang diam." Tentu saja, dengan kondisi saat ini, Lamborghini belum memiliki rencana untuk menghidupkan kembali nama Miura. Meski Countach yang terlahir kembali—suka atau tidak—memberi secercah harapan bahwa nameplate ikonik lainnya bisa kembali, perusahaan belum mengonfirmasi niat semacam itu. Adapun Sassano, ia ingin sekali melihat Miura kembali—tetapi ia memahami tantangannya. "Secara pribadi, saya percaya menghidupkan kembali nama Miura akan menjadi langkah yang menarik, tetapi juga tantangan yang sangat kompleks bagi Lamborghini," ujarnya. "Miura bukan sekadar mobil—ini adalah bab penting dalam sejarah otomotif dan dalam warisan merek tersebut. Menghidupkannya kembali hari ini akan membawa bobot simbolis yang sangat besar." "Namun, saya percaya api yang dinyalakan Miura masih hidup dan menyala, dan ia tidak membutuhkan penerus untuk terus bersinar di hati para penggemar di seluruh dunia."