— Pasar mobil bekas ultra mewah seperti supercar bekas ternyata punya ceruk tersendiri di Indonesia. Meski jumlah konsumennya tidak sebanyak mobil harian, segmen ini tetap memiliki peminat. Bagi sebagian orang, memiliki supercar masih menjadi bentuk pencapaian atau bahkan mimpi yang ingin diwujudkan. Fenomena tersebut terlihat di showroom Landcar.id, diler mobil bekas premium yang berlokasi di Bursa Mobil Bintaro, Tangerang Selatan. Di showroom ini terpajang dua unit Lamborghini, yakni Aventador tahun 2013 dan Gallardo LP560-4 tahun 2013, yang menjadi magnet bagi kolektor maupun penggemar mobil sport eksotis. Lamborghini Huracan Performante Pemilik Landcar.id, yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan pasar supercar di Indonesia sebenarnya sudah terbentuk dengan baik, terutama di kalangan menengah atas. “Sebetulnya begini, kalau bicara supercar, intinya itu masuk ke segmen menengah ke atas,” katanya kepada Kompas.com, yang ditemui pekan lalu. “Pasarnya sebenarnya sudah ada semua (mulai dari mobil harian sampai supercar). Kalau bicara unit menengah-atas di Jakarta, memang jawabannya seperti itu. Kita di Landcar.id sendiri juga sudah ada,” lanjutnya. Ia menambahkan, meski pusat perputaran supercar berada di Jakarta, permintaan dari luar kota kini juga tak kalah tinggi. Striker Real Madrid, Karim Benzema, duduk di antara dua mobil mewah miliknya, Bugatti Chiron (kiri) dan Lamborghini Gallardo. “Contohnya seperti hari ini, ada yang sedang live (medsos). Target kita bukan hanya Jakarta, ini kan nusantara. Pusatnya memang di Jakarta, tapi banyak unit kita yang justru laku di luar kota,” ujarnya. Ia mengatakan, banyak calon konsumen di daerah yang belum memahami harga sebenarnya dari mobil-mobil supercar, sehingga edukasi menjadi hal penting. “Bahkan, banyak konsumen di daerah yang tidak tahu pasti harga mobil-mobil seperti ini. Yang mereka tahu cuma ‘mahal’. Nominalnya mereka tidak tahu. Nah, setelah diberi tahu, ternyata masih terjangkau,” katanya. Lamborghini Gallardo LP560-4 diderek paksa di Prancis. “Namanya juga bisnis, kita tidak hanya bermain di Jakarta. Di daerah pun ada. Tapi memang secara edukasi, pemahaman mereka tentang mobil mewah itu masih sebatas Mercedes, BMW, atau Jeep Rubicon,” tuturnya. Namun, seiring meningkatnya akses informasi dan tren otomotif, banyak konsumen mulai membuka mata terhadap pilihan supercar yang tersedia di pasar bekas. “Begitu mereka melihat Lamborghini, tahu harganya sekian, mereka kaget karena ternyata masih masuk akal. Artinya secara kapasitas mereka mampu, hanya saja pemahamannya soal unit dan harga yang masih terbatas,” ucapnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.