Transmisi mobil matik dikenal praktis dan nyaman digunakan, terutama untuk mobilitas harian di perkotaan. Namun di balik kemudahannya, komponen ini juga rentan mengalami kerusakan jika tidak digunakan dengan cara yang tepat. Apalagi, masih banyak pemilik kendaraan yang tidak menyadari bahwa kebiasaan sederhana saat berkendara justru bisa mempercepat kerusakan transmisi. Iwan, pemilik bengkel mobil Iwan Motor Solo, mengatakan salah satu hal mendasar yang membuat transmisi mobil matik cepat jebol adalah kebiasaan sehari-hari yang dianggap sepele. Selain itu, update harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU kembali menjadi perhatian, setelah produk diesel milik BP Indonesia mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu (2/5/2026), kenaikan terjadi pada produk BP Ultimate Diesel yang kini dibanderol Rp 30.890 per liter. Sebelumnya, harga BBM tersebut berada di level Rp 25.560 per liter. Berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Sabtu, 2 Mei 2026 : 1. Kebiasaan Pemilik Mobil Matik yang Bikin Transmisi Cepat Jebol Contoh paling umum terjadi saat pengemudi memindahkan tuas transmisi tanpa memperhatikan kondisi kendaraan. “Misalnya, memindahkan tuas dari R ke D atau sebaliknya saat mobil belum benar-benar berhenti. Ini bisa mempercepat keausan komponen di dalam transmisi,” ucapnya kepada Kompas.com, Kamis (30/4/2026). Selain itu, teknik berkendara di jalan menanjak juga sering kurang tepat karena pengemudi menahan mobil dengan gas tanpa rem, sehingga membebani transmisi. 2. BP Ultimate Diesel Naik Drastis, Ini Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU SPBU BP Kelapa Gading Artinya, terdapat kenaikan sebesar Rp 5.330 per liter. Kenaikan ini terpantau di sejumlah SPBU BP, mulai dari kawasan Antasari dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Meruya Ilir Jakarta Barat, hingga Kelapa Gading Jakarta Utara. 3. BAIC Luncurkan MPV Mewah, Siap Jadi Penantang Alphard dan D9 BAIC Wendao V9Beijing Automotive Group (BAIC) menghadirkan MPV premium untuk menjadi rival Toyota Alphard dan Denza D9 lewat produk terbarunya, Wendao V9. Model ini diperkenalkan melalui sub-merek Arcfox di ajang Beijing Auto Show 2026. Wendao V9 menjadi MPV mewah pertama bagi Arcfox sekaligus BAIC, hadir sebagai kendaraan listrik extended-range (EREV) dengan konfigurasi tujuh penumpang. Harga yang ditawarkan berada di kisaran 219.900 yuan atau sekitar Rp 557 juta hingga 286.900 yuan atau sekitar Rp 727 juta. 4. Adu Biaya Kepemilikan MPV 7-Seater: Wuling Darion PHEV vs BYD M6 Wuling Darion PHEV Persaingan mobil keluarga ramah lingkungan di Indonesia mencapai babak baru pada pertengahan 2026. Dua nama besar asal Tiongkok, Wuling dan BYD, kini bertarung sengit di segmen MPV 7-seater dengan teknologi berbeda, Plug-in Hybrid (PHEV) dan listrik murni (BEV). Bagi konsumen, pertimbangan utama tentu bukan soal fitur saja, melainkan biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership). Berikut bedah komparasi antara Wuling Darion PHEV dan BYD M6 versi Kompas.com. 5. Pebalap Minta MotoGP Perketat Regulasi Pencopotan Lapisan Visor Helm Pebalap Spanyol Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengendarai motornya dalam sesi Practice di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 27 Februari 2026, menjelang Grand Prix MotoGP Thailand. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) off pada helm pebalap MotoGP sudah beberapa kali memberikan masalah. MotoGP pun berencana untuk mengatur ketat regulasi soal pencopotan lapisan visor helm atau tear-off. Untuk diketahui, tear-off pada helm pebalap merupakan plastik yang melapisi visor. Ketika kotor dan mengganggu visibilitas pebalap, maka pebalap tinggal melepasnya untuk mendapatkan visibilitasnya kembali. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang