- Demi mempercepat digitalisasi layanan parkir tepi jalan, Pemkot Surabaya mulai menerapkan rompi khusus jukir yang dilengkapi barcode QRIS. Tak hanya itu, para jukir juga diberi alat transaksi non-tunai. Rompi berbarcode QRIS nantinya akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran parkir secara langsung melalui pemindaian kode. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan bahwa pengadaan rompi berbarcode tersebut akan mulai diproses pada Mei 2026. Kalau berjalan sesuai rencana, rompi ini ditargetkan mulai digunakan pada Juni 2026. “Nanti di bulan Mei ini kita akan cetak rompi yang ada barcode-nya seperti usulan [warga] di media sosial itu,” ujar Trio menukil Tribunjatim. Menurut Trio, kebutuhan rompi cukup besar karena harus menjangkau seluruh jukir yang terlibat dalam sistem parkir digital. Karena itu, proses pengadaan membutuhkan waktu sebelum akhirnya bisa diluncurkan secara resmi. “Bulan Mei nanti kita proses pengadaannya. Jadi nanti bulan Juni bisa launching,” jelasnya.