Industri komponen otomotif ikut menghadapi perubahan seiring dengan percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Peralihan dari kendaraan bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) menuju kendaraan listrik (EV) membuat produsen komponen perlu menyiapkan strategi agar tetap relevan sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis. PT Astra Otoparts Tbk (AOP) melihat perkembangan elektrifikasi bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga peluang untuk memperluas portofolio bisnis. Director PT Astra Otoparts Tbk Sophie Handili mengatakan, perusahaan terus mengembangkan produk dan kapabilitas yang berkaitan dengan kendaraan listrik. "Untuk itu, kami terus mengembangkan berbagai produk maupun kapabilitas yang relevan dengan elektrifikasi ini," ujar Sophie, di Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Menurut dia, Astra Otoparts saat ini telah mengembangkan sejumlah komponen untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Produk tersebut mencakup komponen yang dapat digunakan pada kendaraan konvensional maupun kendaraan listrik, serta komponen yang memang dirancang khusus untuk EV. "Jadi di antara komponen-komponen part yang telah kami kembangkan baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, ada beberapa di antaranya part yang sifatnya adalah common parts," kata dia. "Common parts ini adalah pas atau komponen yang bisa digunakan baik oleh kendaraan ICE maupun kendaraan EV, maupun berbagai produk atau komponen yang sifatnya specific part khusus untuk kendaraan EV," lanjut Sophie. Astra Otoparts Shop&Bike Andalkan R&D dan Kerja Sama dengan Mitra Untuk memperbesar kemampuan di segmen elektrifikasi, Astra Otoparts mengandalkan kapabilitas penelitian dan pengembangan (R&D) yang dimiliki perusahaan. Selain pengembangan secara internal, perusahaan juga menggandeng sejumlah mitra untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan listrik. "Proses pengembangan produk dan kapabilitas ini tentunya kami lakukan melalui kapabilitas R&D yang kami miliki. Di samping itu, kami juga bekerja sama dengan partner-partner kami untuk pengembangan produk-produk yang relevan," ujar Sophie. Strategi tersebut dilakukan untuk memastikan portofolio komponen Astra Otoparts dapat mengikuti perubahan teknologi kendaraan. Meski demikian, perusahaan tidak serta-merta meninggalkan bisnis komponen untuk kendaraan ICE. Pasalnya, kendaraan bermesin pembakaran internal masih memiliki basis pasar yang besar di Indonesia. "Di samping itu, karena pada saat ini juga kendaraan EV ataupun pasar kendaraan ICE juga masih lebih mendominasi, tentunya kami juga akan terus memperkuat kapabilitas dan kompetensi kami di untuk produk dan market yang masih ICE," kata Sophie. Ilustrasi Astra Otoparts Portofolio Jadi Penopang Pertumbuhan Sophie menjelaskan, Astra Otoparts memiliki portofolio bisnis yang cukup beragam. Perusahaan tidak hanya melayani kebutuhan produsen kendaraan atau original equipment manufacturer (OEM), tetapi juga pasar penggantian atau aftermarket. Cakupan produknya juga meliputi kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan komersial. "Jadi dengan portofolio yang Astra Otoparts di mana kami punya atau melayani pasar OEM maupun replacement market atau aftermarket, kami juga melayani pasar-pasar untuk kendaraan roda dua, roda empat maupun commercial vehicle," ujar Sophie. Di sisi produk, perusahaan juga mengembangkan komponen untuk kendaraan ICE dan EV. Kombinasi tersebut menjadi strategi Astra Otoparts untuk menjaga ketahanan bisnis di tengah perubahan struktur industri otomotif. "Kami juga mengembangkan produk-produk komponen untuk kendaraan ICE maupun kendaraan EV, tentunya hal inilah yang membuat kami berusaha untuk tetap resilient," kata Sophie. Menurut Sophie, keberagaman portofolio tersebut menjadi modal perusahaan untuk tetap bertumbuh di tengah perubahan industri otomotif. "Dan kami yakin dengan portofolio yang Astra Otoparts di mana kami punya atau melayani pasar OEM maupun replacement market atau aftermarket, kami juga melayani pasar-pasar untuk kendaraan roda dua, roda empat maupun commercial vehicle," ujarnya. "Jadi kami juga mengembangkan produk-produk komponen untuk kendaraan ICE maupun kendaraan EV, tentunya hal inilah yang membuat kami berusaha untuk tetap resilient," lanjutnya. Dengan strategi tersebut, Astra Otoparts berupaya menjaga bisnis yang sudah ada sembari membangun kontribusi dari ekosistem kendaraan listrik. Selain itu, perusahaan akan tetap fokus menjaga ketahanan bisnis agar dapat terus mengikuti perkembangan industri otomotif.