Hari pertama masuk sekolah pada Senin (13/7/2026) diperkirakan akan memicu kepadatan lalu lintas di berbagai ruas jalan, terutama di sekitar kawasan sekolah. Selain meningkatnya aktivitas mengantar anak, pemerintah juga memberikan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendampingi putra-putrinya di hari pertama sekolah. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengimbau instansi pemerintah memberi fleksibilitas kerja bagi ASN yang ingin mengantar anak ke sekolah. Gerbang akses sekolah yang masih digembok dan orang tua tidak bisa mengantar hingga ke lingkungan sekolah Kebijakan tersebut diharapkan mendukung peran orang tua dalam masa awal pendidikan tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik. “Kehadiran seorang orang tua dalam tumbuh kembang anak bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar penting yang memiliki dampak mendalam dan jangka Panjang,” ujar Rini, dalam keterangan resmi (10/7/2026). “Gerakan ini merupakan langkah sederhana namun dapat membawa dampak psikologis untuk mendekatkan kehadiran orang tua terutama ayah pada anak,” kata dia. Suasana hari pertama masuk sekolah di SDN 05 dan 07 Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024) Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas, kondisi ini patut diantisipasi. Pengendara disarankan berangkat lebih awal agar memiliki waktu cadangan jika terjebak kemacetan, terutama di jalur yang banyak dilintasi sekolah. Pilih Kendaraan yang Lebih Praktis Bagi pengendara yang memiliki pilihan kendaraan, menggunakan mobil berukuran ringkas dapat menjadi solusi karena lebih mudah bermanuver dan membutuhkan ruang parkir yang lebih kecil. Alternatif lainnya adalah menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak dekat sehingga dapat mengurangi antrean kendaraan di depan sekolah. Membonceng anak menggunakan sepeda motor Meski demikian, apa pun kendaraan yang digunakan, orang tua tetap harus memperhatikan lokasi berhenti dan parkir. Hindari menurunkan atau menunggu anak di badan jalan karena dapat menghambat arus lalu lintas dan memicu kemacetan yang lebih panjang. Apabila sekolah menyediakan area drop off atau kantong parkir, manfaatkan fasilitas tersebut agar proses mengantar anak berlangsung lebih tertib. Situasi Jalan Pemuda depan Sekolah Labschool Rawamangun padat, karena sejumlah kendaran parkir di pinggir jalan, Rabu (24/9/2025) Jangan Parkir Sembarangan Kemacetan pada hari pertama sekolah sering kali bukan hanya disebabkan oleh banyaknya kendaraan, tetapi juga karena kendaraan berhenti atau parkir sembarangan di depan gerbang sekolah. Karena itu, pengendara diimbau mematuhi aturan lalu lintas dan tidak memaksakan berhenti di lokasi yang dapat mengganggu pengguna jalan lain. Jika perlu, parkirlah di tempat yang telah disediakan meski harus berjalan kaki beberapa meter menuju sekolah.