— Pasar mobil bekas segmen city car masih cukup ramai diminati, terutama oleh pembeli yang mencari kendaraan harian untuk penggunaan dalam kota. Ukurannya yang kompak, konsumsi bahan bakar yang irit, dan perawatan yang mudah membuat city car menjadi pilihan menarik, terutama bagi pengguna baru. Rama dari Rama Dagang Mobil di Rempoa, Tangerang Selatan, mengatakan bahwa permintaan city car bekas cukup stabil, terutama untuk model-model LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla. “Harga Agya tahun 2024 sekarang sekitar Rp 155 juta. Harga barunya (2025) lebih dari Rp 200 juta," kata Rama kepada Kompas.com, Senin (3/11/2025). Komparasi LCGC antara Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Rama menjelaskan bahwa stok mobil bekas jenis ini juga tergolong banyak di pasaran. Dari sisi nilai jual kembali atau resale value, Agya termasuk yang cukup stabil. Hal ini disebabkan oleh efisiensi bahan bakar, biaya perawatan yang terjangkau, serta ketersediaan suku cadang yang melimpah. Daihatsu Ayla tipe X tahun 2023 "Secara merek, orang lebih mengenal Toyota, tapi sebenarnya Ayla (Daihatsu) juga banyak karena pasarnya mirip dengan Toyota,” ujar Rama. Selain Agya dan Ayla, city car lain yang masih diminati adalah Honda Brio. Honda Brio memiliki dua tipe; Brio RS masuk dalam kategori city car non-LCGC, sedangkan Brio Satya menjadi pengisi segmen LCGC. "Brio banyak yang suka. Modelnya soalnya ya," kata Rama. Kemudian ada Suzuki Ignis. Meskipun mobil ini sudah tidak diproduksi lagi, harga bekasnya masih terbilang stabil. “Kalau Ignis, itu tergantung selera. Pasarnya besar karena banyak yang suka. Biasanya orang yang sudah tahu Suzuki dan ingin transmisi matik AGS akan pilih Ignis," ujar Rama. "Harga Ignis 2023 sekitar Rp 140 juta. Lumayan stabil karena modelnya sudah disuntik mati, jadi harga bekasnya tidak mudah turun,” kata Rama. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.