Persaingan MPV premium di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya GWM Wey G9 Hi4 PHEV. Model terbaru dari GWM ini hadir membawa teknologi plug-in hybrid yang memadukan mesin bensin dengan motor listrik. Kehadiran Wey G9 Hi4 membuat persaingannya menarik jika dibandingkan dengan Denza D9. Keduanya sama-sama menawarkan konfigurasi tujuh penumpang dengan kabin yang mengedepankan kenyamanan, tetapi memiliki karakter penggerak berbeda. Denza D9 yang dipasarkan di Indonesia menggunakan motor listrik tunggal berpenggerak roda depan. Sementara Wey G9 Hi4 PHEV mengandalkan sistem hybrid dengan dua motor listrik dan penggerak semua roda atau AWD. Dimensi Wey G9 Lebih Pendek, tetapi Lebih Lebar Secara ukuran bodi, Wey G9 Hi4 PHEV memiliki panjang 5.050 mm, lebar 1.985 mm, tinggi 1.900 mm, dengan jarak sumbu roda 3.085 mm. GWM Wey G9 Denza D9 memiliki bodi yang lebih panjang, yakni 5.250 mm. Lebarnya mencapai 1.960 mm, tinggi 1.920 mm, dan jarak sumbu roda 3.110 mm. Artinya, Denza D9 unggul dalam panjang dan wheelbase. Selisih 200 mm pada panjang bodi serta 25 mm pada jarak sumbu roda berpotensi memberikan keuntungan dalam hal ruang kabin, terutama untuk penumpang baris kedua dan ketiga. Wey G9 justru memiliki bodi 25 mm lebih lebar. Proporsi tersebut dipadukan dengan konfigurasi 2+2+3 yang menempatkan dua captain seat pada baris kedua. Kabin Sama-sama Mengedepankan Kenyamanan GWM merancang Wey G9 sebagai MPV premium dengan konsep kenyamanan untuk seluruh penumpang. Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah jok Zero Gravity berbahan Nappa Leather pada baris kedua, lengkap dengan ventilasi dan fungsi pijat. DENZA D9 yang dipamerkan di ajang ArtMoments 2026 yang berlangsung sejak Kamis (4/6/2026) di AGORA Mall, Jakarta Pusat. Penumpang juga mendapatkan meja lipat pada bagian belakang jok, panel kontrol terintegrasi, serta kulkas yang dapat menjaga suhu antara 0 hingga 50 derajat Celsius. Sistem hiburan mengandalkan layar 14,6 inci dan tata suara 21 speaker dengan peak power 2.440 watt. Denza D9 juga mengusung konfigurasi 2+2+3. Captain seat baris kedua menjadi salah satu daya tarik utama karena dilengkapi fitur pijat dan sandaran kaki. Layar tengah berukuran 12,8 inci menjadi pusat sistem hiburan dan pengaturan kendaraan. Keduanya juga menawarkan berbagai fitur untuk membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih nyaman. Bedanya, Wey G9 memberikan kombinasi fitur hiburan dan kenyamanan yang lebih berorientasi pada teknologi serta kebutuhan penumpang di setiap baris. GWM Wey G9 Wey G9 Unggul di Teknologi PHEV Perbedaan paling mendasar terdapat pada sistem penggeraknya. Wey G9 Hi4 PHEV menggunakan mesin bensin 1,5 liter turbo yang dipadukan dua motor listrik serta transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Sistem tersebut menghasilkan tenaga gabungan hingga 442 PS atau sekitar 436 hp, dengan torsi maksimum 642 Nm. Penggeraknya menggunakan sistem Intelligent Electronically Controlled AWD. Akselerasi 0-100 km per jam diklaim dapat dicapai dalam 5,7 detik. Denza D9 mengandalkan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor yang menghasilkan tenaga 230 kW atau sekitar 313 PS dan torsi 360 Nm. Motor tersebut menggerakkan roda depan melalui transmisi single-speed. Denza D9 dilengkapi DiLink Intelligent Interactive System yang mengintegrasikan berbagai fitur hiburan dan pengaturan kendaraan. Akselerasi 0-100 km per jam Denza D9 berada di angka 9,5 detik. Dengan karakter tersebut, Denza lebih mengutamakan pengendaraan yang halus dan nyaman, sedangkan Wey G9 menawarkan performa yang jauh lebih agresif.