Inchcape GWM Indonesia resmi menghadirkan GWM Wey G9 Hi4 di Indonesia. MPV premium tersebut ditawarkan dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Keduanya sama-sama mengusung teknologi Hi4 atau Hybrid Intelligent 4WD, sistem penggerak empat roda yang mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik untuk menyesuaikan distribusi tenaga sesuai kebutuhan berkendara. GWM Wey G9 diposisikan sebagai MPV mewah yang tidak hanya menawarkan kenyamanan untuk penumpang baris pertama. GWM merancang seluruh kabin agar setiap penumpang mendapatkan pengalaman layaknya berada di ruang eksekutif. Lantas, seperti apa spesifikasi lengkap GWM Wey G9 Hi4 HEV dan PHEV yang dipasarkan di Indonesia? Kabin First Class GWM Wey G9 memiliki konfigurasi tujuh penumpang dengan susunan kursi 2+2+3. Dimensi bodinya mencapai panjang 5.050 mm, lebar 1.985 mm, tinggi 1.900 mm, serta jarak sumbu roda 3.085 mm. GWM Wey G9 Proporsi tersebut membuat G9 memiliki ruang kabin yang lapang. Lantai kabin juga dibuat rata sehingga memberikan keleluasaan bagi penumpang, terutama mereka yang duduk di baris kedua dan ketiga. CEO Inchcape GWM Indonesia Bagus Susanto, mengatakan, salah satu daya tarik utamanya terdapat pada kursi baris kedua. GWM membekali kedua kursi captain seat dengan konsep floating zero-gravity yang dibungkus Nappa leather. "Ketiga baris kursinya juga dirancang untuk memberikan kenyamanan kelas bisnis. Bahkan di baris kedua, tersedia kursi dengan zero gravity yang dibalut dengan nappa leather dengan fitur pijat 10 titik dan juga ventilasi pendingin," ujar Bagus, dalam sambutannya, Jumat (11/9/2026). Konsep ini membuat penumpang baris kedua mendapatkan perlakuan yang tidak jauh berbeda dengan penumpang di baris depan. GWM juga menyediakan meja lipat yang terintegrasi pada bagian belakang sandaran kursi. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk bekerja, menaruh perangkat elektronik, maupun bersantap selama perjalanan. GWM Wey G9 Khusus varian PHEV, tersedia pula box pendingin dan penghangat yang dapat menunjang kebutuhan penumpang selama perjalanan. Kemewahan GWM Wey G9 tidak berhenti pada kursi. Bagian kabin dilengkapi layar kontrol tengah berukuran 14,6 inci yang menjadi pusat pengoperasian berbagai fungsi kendaraan. Sistem hiburannya juga didukung tata suara dengan 21 speaker. Konfigurasi tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman audio yang lebih imersif bagi seluruh penumpang. GWM mengklaim tingkat kesenyapan kabin G9 setara suasana perpustakaan. Artinya, aspek kenyamanan tidak hanya ditunjukkan melalui material dan kelengkapan kursi, tetapi juga melalui kemampuan meredam suara dari luar kendaraan. GWM Wey G9 Dengan karakter tersebut, G9 tidak hanya diarahkan sebagai kendaraan keluarga, tetapi juga kendaraan untuk menunjang mobilitas bisnis. Teknologi Hi4 Sektor yang menarik dari GWM Wey G9 adalah penggunaan teknologi Hi4 pada kedua variannya. Hi4 merupakan sistem all-wheel drive cerdas yang menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik. Sistem tersebut memungkinkan distribusi tenaga disesuaikan berdasarkan kondisi berkendara. Artinya, G9 tidak sekadar mengandalkan mesin bensin untuk menggerakkan kendaraan. Motor listrik dapat mengambil peran sesuai kebutuhan sehingga karakter berkendaranya dapat mengutamakan performa maupun efisiensi. Meski sama-sama menggunakan teknologi Hi4, karakter HEV dan PHEV dibuat berbeda. GWM Wey G9 "Dalam hal kecerdasan teknologi, GWM Wey G9 juga dilengkapi dengan level 2 Intelligent Driving Assistance System. Lebih dari 20 fitur yang mendukung Anda memberikan kenyamanan selama perjalanan," kata Bagus. Spesifikasi GWM Wey G9 Hi4 HEV Pada varian HEV, sistem elektrifikasi menggunakan baterai berkapasitas 1,67 kWh. Kapasitas tersebut relatif kecil jika dibandingkan dengan baterai pada varian PHEV karena sistemnya memang tidak ditujukan untuk pengisian daya dari sumber listrik eksternal. GWM Wey G9 Hi4 HEV menghasilkan tenaga sistem maksimum 263 kW atau sekitar 358 PS, dengan torsi maksimum mencapai 782 Nm. Besarnya torsi tersebut menjadi salah satu keunggulan utama G9 HEV. Sistem hybrid dapat memberikan respons tenaga yang kuat sekaligus mempertahankan karakter berkendara yang lebih efisien. Untuk konsumsi bahan bakar, GWM mengklaim rata-rata sekitar 15 km per liter. GWM Wey G9 Keunggulan lainnya, pemilik tidak perlu mencari stasiun pengisian kendaraan listrik untuk mengisi baterai. Energi listrik diperoleh dari sistem hybrid dan mesin bensin sehingga penggunaan G9 HEV lebih sederhana untuk konsumen yang belum ingin beralih ke kendaraan plug-in. Spesifikasi GWM Wey G9 Hi4 PHEV Sementara itu, GWM Wey G9 Hi4 PHEV memiliki sistem elektrifikasi yang jauh lebih besar. Varian ini menggunakan mesin bensin 1.499 cc turbo yang dikombinasikan dengan dua motor listrik dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga sistem maksimum 325 kW atau sekitar 442 PS dan torsi maksimum 642 Nm. Dengan tenaga sebesar itu, G9 Hi4 PHEV memiliki karakter yang cukup berbeda untuk ukuran MPV premium. Di atas kertas, akselerasi 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam 5,7 detik. Sistem penggerak empat roda juga membantu menyalurkan tenaga ke permukaan jalan sesuai kebutuhan. Sumber energi listriknya berasal dari baterai berkapasitas 44,2 kWh. Baterai tersebut memungkinkan G9 melaju hingga 170 km hanya menggunakan tenaga listrik berdasarkan metode pengujian NEDC. GWM Wey G9 Artinya, untuk penggunaan harian di perkotaan, pemilik dapat memanfaatkan mode listrik tanpa harus menghidupkan mesin bensin sepanjang waktu. GWM juga mengklaim jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.000 km dalam kondisi baterai dan bahan bakar terisi penuh. Bisa Diisi Cepat menggunakan DC Sebagai mobil PHEV, GWM Wey G9 Hi4 PHEV memiliki kemampuan pengisian daya dari sumber listrik eksternal. Pengisian AC dapat dilakukan dengan daya hingga 6,6 kW. Sementara itu, untuk pengisian lebih cepat, G9 mendukung DC fast charging hingga 60 kW. GWM Wey G9 Dengan pengisian DC, baterai dapat diisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 26 menit. Fitur tersebut membuat G9 PHEV tidak hanya cocok untuk penggunaan di rumah. Pengisian cepat juga memungkinkan pemilik menambah daya baterai ketika sedang melakukan perjalanan jauh. Bisa Menjadi Sumber Listrik GWM juga membekali G9 Hi4 PHEV dengan fitur Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,3 kW. Melalui fitur tersebut, baterai kendaraan dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik eksternal untuk berbagai perangkat elektronik. Fungsinya bisa berguna ketika melakukan aktivitas luar ruang, seperti berkemah atau kegiatan keluarga, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada sumber listrik konvensional. GWM Wey G9 Dengan demikian, kemampuan elektrifikasi G9 PHEV bukan hanya digunakan untuk menggerakkan kendaraan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi tambahan. HEV dan PHEV Punya Karakter Berbeda Kehadiran dua pilihan powertrain membuat GWM Wey G9 memiliki pendekatan yang berbeda untuk konsumen. G9 HEV lebih sederhana karena tidak membutuhkan pengisian baterai dari sumber listrik eksternal. Pengguna cukup mengisi bahan bakar seperti mobil hybrid pada umumnya, sementara sistem kendaraan mengatur penggunaan mesin dan motor listrik secara otomatis. Sementara G9 PHEV menawarkan kemampuan elektrifikasi lebih jauh. Baterai 44,2 kWh memungkinkan mobil digunakan dalam mode listrik hingga 170 km berdasarkan NEDC, sedangkan jarak tempuh totalnya diklaim lebih dari 1.000 km. GWM Wey G9 Keduanya tetap menggunakan teknologi Hi4 dan menawarkan penggerak AWD. Dengan kombinasi tersebut, GWM Wey G9 tidak hanya mengedepankan kemewahan kabin. MPV ini juga membawa teknologi elektrifikasi dan sistem penggerak empat roda sebagai pembeda di kelasnya. Untuk pasar Indonesia, GWM Wey G9 Hi4 HEV dipasarkan dengan harga Rp 1,158 miliar (OTR Jakarta), sedangkan G9 Hi4 PHEV dibanderol Rp 1,368 miliar (OTR Jakarta).