Nissan X-Trail e-Power dan Honda CR-V e:HEV sering kali dibandingkan. Kedua SUV hybrid tersebut sama-sama menawarkan paket kenyamanan keluarga dengan teknologi elektrifikasi. Desain Eksterior Mengusung bahasa desain Nissan terbaru dengan grille V-Motion besar, garis kap mesin yang tegas, memberikan kesan modern sekaligus sedikit agresif. Tampilannya dibuat terkesan bertenaga namun tetap familier sebagai SUV 7-seater. All New Honda CR-V RS e:HEV warna Platinum White Pearl Sementara itu, CR-V generasi terbaru tampil lebih elegan dan matang. Bentuk lampu yang lebih menyatu ke fascia, proporsi bodi yang halus, serta aksen atap dan pelek memberikan kesan premium namun konservatif dibandingkan X-Trail. Jika disederhanakan, X-Trail terasa lebih berkarakter dan sedikit sporty/agresif, sedangkan CR-V memilih gaya yang lebih elegan dan netral untuk pasar keluarga. Interior All-New Nissan X-Trail e-Power resmi meluncur dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. X-Trail hybrid memiliki kabin yang dirancang untuk 7 penumpang, dengan tata letak dasbor modern, layar infotainment besar, dan penggunaan material yang mengarah ke nuansa premium pada varian atas. Kapasitas bagasi fleksibel dengan baris ketiga yang bisa dilipat. CR-V juga menawarkan konfigurasi 7 penumpang. All New Honda CR-V Turbo Kabin Honda dikenal ergonomis, baik untuk posisi duduk, akses, maupun kualitas peredaman. X-Trail lebih menonjolkan tata letak modern dan fleksibilitas, sedangkan CR-V lebih menekankan ergonomi dan detail kenyamanan. Fitur Unggulan & Keselamatan Nissan X-Trail e-Power with 4ORCE X-Trail lebih menonjolkan teknologi e-4ORCE, yakni sistem AWD elektrik dengan kontrol sasis untuk stabilitas, e-Pedal Step, serta bantuan pengemudi terkini sesuai paket Nissan Intelligent Mobility. CR-V memiliki paket keselamatan Honda Sensing dan teknologi elektrifikasi e:HEV yang mengutamakan efisiensi. Terdapat juga fitur premium seperti head-up display dan sistem audio premium. Sistem Hybrid Honda CR-V Hybrid X-Trail mengandalkan e-Power, model serial hybrid, di mana mesin digunakan hanya bertindak jadi generator untuk mengisi daya pada baterai ketika dibutuhkan, sementara motor listriknya menggerakkan roda. Sementara itu, CR-V menggunakan sistem full hybrid atau strong hybrid. Mesinnya juga menggerakkan roda, namun akan memprioritaskan penggunaan dari motor listrik ketika daya pada baterai tersedia. Performa Mesin X-Trail e-Power menggunakan sistem hybrid serial mengandalkan mesin berkapasitas 1.5 L, 3-silinder, dengan sistem penggerak roda 4WD. Motor listrik pada roda depan mengeluarkan tenaga sebesar 150 kW, sedangkan roda belakang mencapai 100 kW. Torsinya 330 Nm pada roda depan dan 195 Nm pada roda belakang. Sedangkan CR-V dibekali mesin bensin 2.0 L, 4-silinder siklus Atkinson DOHC yang dipadukan dengan motor listrik, baterai lithium-ion, dan transmisi E-CVT, menghasilkan tenaga kombinasi 152 kW dan torsi puncak 335 Nm. Harga Nissan X-Trail e-Power dipasarkan dengan harga Rp 795 juta (OTR). Sementara itu, Honda CR-V RS e:HEV harganya Rp 825,8 juta (OTR Jakarta). Selisih harga keduanya mencapai Rp 30 juta. Kesimpulan Secara keseluruhan, Nissan X-Trail e-Power dan Honda CR-V e:HEV menawarkan pendekatan berbeda sebagai SUV hybrid keluarga. X-Trail menonjolkan karakter modern dan sporty dengan sensasi berkendara layaknya mobil listrik, didukung teknologi e-Power dan e-4ORCE, serta harga yang lebih terjangkau. Sementara itu, CR-V e:HEV hadir lebih elegan dan matang, dengan fokus pada ergonomi, kenyamanan, serta efisiensi melalui sistem strong hybrid Honda. Pada akhirnya, X-Trail cocok bagi pencari sensasi elektrik dan karakter kuat, sedangkan CR-V pas untuk konsumen yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi harian. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang