Sebanyak 59 unit bus Transjakarta merek Zhongtong dikandangkan untuk sementara waktu. Keputusan itu diambil setelah satu unit bus produksi China tersebut mengalami insiden keluar asap di Halte Pancoran, Jakarta Selatan.Seperti dikutip dari detikNews, gangguan terjadi pada bus DMR 715 milik operator DAMRI yang melayani rute Koridor 9 Pinang Ranti-Pluit pada Sabtu (14/2) jam 13.33 WIB. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu. Ia memastikan seluruh penumpang telah dievakuasi dengan aman dan perjalanan dilanjutkan menggunakan bus berikutnya."Insiden munculnya asap dari kap mesin belakang akibat kebocoran radiator ditangani dengan cepat oleh petugas. Seluruh pelanggan telah dievakuasi dengan aman ke area halte dan dialihkan ke bus berikutnya dengan tertib," kata Ayu dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).Sebagai langkah pengamanan, Transjakarta langsung menghentikan sementara operasional armada tersebut buat dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Bus-bus tersebut akan menjalani inspeksi teknis komprehensif sebelum diizinkan kembali beroperasi."Transjakarta juga tengah melakukan investigasi internal mendalam, dan melakukan pemeriksaan pada 59 unit bus gandeng BBG merek Zhongtong, terutama pada sistem pendinginnya," sambungnya.Menurut Ayu, langkah ini diambil untuk memastikan seluruh armada memenuhi standar kelaikan jalan dan keselamatan layanan. Bagaimanapun, keselamatan para pelanggan adalah prioritas bagi perusahaan."Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama. Kami tidak menoleransi segala bentuk pengabaian standar teknis. Seluruh armada terdampak akan melalui proses audit teknis sebelum kembali melayani pelanggan," imbuhnya.