GridOto.com - Kementerian Perhubungan lewat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat terus menggeber pengawasan keselamatan angkutan orang. Nggak main-main, selama periode 1 Januari sampai 3 April 2026, sudah ada lebih dari 900 ribu kali perjalanan bus yang diperiksa lewat inspeksi keselamatan alias rampcheck di Terminal Tipe A (TTA) seluruh Indonesia. Pemeriksaan ini dilakukan dengan bantuan aplikasi Terminal Online System (TOS), yang jadi senjata utama buat memantau kelayakan armada secara digital. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengungkapkan bahwa dari total 963.859 kali perjalanan bus yang berangkat dari 115 terminal, sebanyak 576.280 perjalanan atau 59,78% terbukti melakukan pelanggaran. Sisanya, 387.576 perjalanan atau 40,21% dinyatakan aman tanpa pelanggaran. “Jenis pelanggarannya beragam, mulai dari penyimpangan trayek, bukti lulus uji atau BLUe kedaluwarsa dan KPS yang juga sudah lewat masa berlaku,” ungkap Aan melalui keteranganya, Selasa (7/4/2026). Kalau diurai, pelanggaran paling banyak datang dari penyimpangan trayek dengan angka 325.913 kasus. Disusul pelanggaran masa berlaku bukti lulus uji sebanyak 154.236, serta 278.179 pelanggaran terkait kartu pengawasan (KPS). Nggak cuma bus yang berangkat, armada yang datang ke terminal juga kena sisir. Dari total 993.155 kali perjalanan yang diperiksa, sebanyak 591.174 perjalanan atau 59,52% dinyatakan melanggar.