Pereli Fadil Wijaya yang bertandem dengan Awang Dedy berhasil menembus sengitnya pertarungan di seri pertama Kejurnas Sprint Rally 2026 yang berlangsung di Sport Center Sumut, Deli Serdang, Sumatera Utara. Dengan bermodalkan Honda Brio yang telah dimodifikasi untuk memenuhi regulasi di ajang tersebut, pereli asal Kalimantan Timur, memberikan hasil yang begitu impresif dengan masuk ke dalam rangkaian 20 besar pereli tercepat pada kompetisi yang berlangsung akhir pekan lalu (11-12/4). Ini merupakan sesuatu hal yang istimewa, sebab pada seri pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026 ia turun di Kelas F.3 yang merupakan mobil sedan berpenggerak dua roda depan dengan kapasitas mesin 1.601 hingga 2.500 cc atau 1.400 turbo. Berbeda dengan para pesaing diatasnya yang didominasi mobil sedan berpenggerak empat roda serta RC yang telah mengantongi homologasi FIA Rally Car. Fadil Wijaya (kiri) menempati podium pertama di Kelas F.3 (Foto: Nudhiya Ghulam) Berkaca dari hasil balapan, Fadil bersama Awang menempati peringkat ke-18 dari 51 pereli yang ikut serta. Mendapati hasil ini, dalam wawancaranya ia mengungkapkan sangat bersyukur bisa menuntaskan kompetisi ini dengan hasil yang brilian. Padahal, untuk setup mobilnya, ia tidak banyak melakukan pengembangan dari sisi teknis mobil. “Kalau saya lihat ya, mobil Brio ini perubahannya tidak banyak. Jadi memang untuk mesin dan suspensi itu masih mengandalkan setup dari tahun lalu dan sudah optimal. Karena dari evaluasi saya tahun lalu, setup ini sudah top banget,” ungkap Fadil. Tidak hanya berhasil dengan pencapaian di posisi 18, namun di Kelas F.3, ia juga sukses menjadi jawara dengan menempati peringkat pertama. Perolehan ini membuka semangat baru, di mana pada musim lalu meskipun ia sukses meraih podium di setiap seri, tetapi belum berhasil berada di puncak podium. Rupanya, berbekal setup mobil yang sudah optimal tersebut turut menimbulkan optimisme. Ia percaya bahwa performanya bisa menembus 20 besar di antara pereli lainnya. Hal tersebut pun terjawab begitu hasil akhirnya dirilis secara resmi oleh panitia penyelenggara seri pertama Kejurnas Sprint Rally 2026. Setup sudah sangat optimal bagi Fadil (Foto: Nudhiya Ghulam) “Tapi saya yakin dengan total keseluruhan 51 peserta. Saya memang memiliki target untuk bisa masuk 20 besar. Ini didasari karena saya yakin pada saat latihan catatan waktu saya konsisten. Dari latihan saya ngepush terus dan leading, jadi saya yakin bisa mengejar itu dan tugasnya adalah hanya mempertahankan saja,” tambahnya. Bicara spesifikasi Honda Brio miliknya, city car ini dijejali mesin Honda Jazz yang berkubikasi 1.5 liter. Dukungan lain yang menunjang performanya adalah penggunaan suspensi Aragosta yang telah disetel oleh Whooosah Tuning di bawah komando Arce Meyer. Mengenai torehan waktu yang ia kemas selama dua leg adalah 21 menit 45,6 detik. Pada SS pertama, catatan waktunya adalah 5 menit 28,8 detik. Kemudian pada SS kedua, torehannya menjadi lebih tajam yakni 5 menit 24,1 detik. Sedangkan pada SS ketiga waktu yang dikemas adalah 5 menit 25,2 detik dan ditutup pada SS keempat dengan membukukan waktu 5 menit 27,5 detik. (*)