Dalam rally-raid, kecepatan bukan satu-satunya faktor yang menentukan kemenangan. Reliabilitas justru sering menjadi pembeda utama antara tim yang berhasil dan yang gagal mencapai garis finis. Pada ajang bp Ultimate Rally‑Raid Portugal, tim Defender Rally menunjukkan salah satu kualitas terpenting dalam motorsport ekstrem tersebut yaitu “ketahanan”. Ketiga mobil Defender Dakar D7X‑R yang diturunkan berhasil menyelesaikan seluruh tahapan lomba. Secara keseluruhan, mobil-mobil ini menempuh jarak sekitar 6.600 kilometer melintasi jalur yang sangat bervariasi, mulai dari lumpur, genangan air, hutan sempit hingga trek cepat. Pasangan Stéphane Peterhansel dan Mika Metge menjadi kru paling sukses dengan memenangkan kelas Stock. Sementara rekan setim mereka Rokas Baciuška dan Oriol Vidal finis di posisi kedua, diikuti Sara Price dan Sean Berriman di posisi ketiga. Hasil tersebut menciptakan podium bersih bagi Defender di kategori Stock. Lebih dari sekadar kemenangan, pencapaian ini juga menegaskan konsistensi performa kendaraan sepanjang lima hari kompetisi yang penuh tantangan. Kunci dan solusi reliabilitas Defender Dakar D7X‑R bisa dibagi menjadi 5 poin inti: 1. Struktur Bodinya (Chassis & D7x Architecture) Defender D7X-R tetap memakai D7x body architecture aluminium monocoque dari Defender OCTA produksi. Aluminium ringan + struktur kaku yang mengurangi deformasi saat melintasi trek ekstrem (batu, lumpur, gundukan). Hasilnya berujung pada minim risiko kerusakan bodi dan suspensi akibat benturan atau torsion. 2. Drivetrain dan Transmisi Produksi yang Teruji Mobil tetap memakai layout drivetrain dan transmisi produksi Defender OCTA. Keunggulannya komponen yang sudah terbukti handal di medan off-road berat, sehingga tidak perlu rebuild full untuk reli. Kombinasi ini membuat mobil tahan lama di perjalanan panjang lebih dari 6.600 km dengan perawatan minimal antar-etape. 3. Suspensi dan Handling yang Disesuaikan Suspensi diganti dengan kompetisi setup dengan format travel lebih panjang, peredaman lebih adaptif. Kemduian track roda diperlebar guna peningkatan stabilitas di tikungan dan tanah licin. Dampaknya mengurangi risiko crash/kerusakan saat manuver cepat di hutan sempit atau lumpur tebal. 4. Sistem Pendinginan dan Mesin Mesin tetap V8 twin-turbo 4.4 L dari OCTA, tetapi sistem pendinginan diperkuat. Radiator lebih besar, aliran udara dioptimalkan untuk mencegah overheating di etape panjang dengan suhu tinggi atau trek lambat. Engine reliability tinggi, jarang ada gangguan performa atau downtime. 5. Tim Mekanik dan Strategi Perawatan Antar-etape, tim melakukan quick check dan preventive maintenance. Adjustments seperti tuning suspensi sesuai kondisi track harian. Ini sangat penting karena reli-raid tidak hanya tentang mobil, tapi manajemen kendaraan di medan ekstrem. Reliabilitas ini tidak datang secara kebetulan. Tim mekanik dan insinyur terus menyesuaikan set-up mobil sesuai kondisi lintasan yang berubah-ubah sepanjang reli. Mulai dari jalur licin akibat hujan hingga trek sempit yang menuntut kontrol presisi. Keberhasilan semua mobil mencapai garis finis menjadi sinyal positif bagi perjalanan Defender di FIA World Rally‑Raid Championship. Konsistensi seperti ini sering menjadi fondasi penting untuk membangun kampanye motorsport jangka panjang.