Pebalap Indonesia Julian Johan alias Jeje mengungkap tantangan terberat yang ia hadapi saat mengikuti Rally Dakar 2026 bukan sekadar jarak atau durasi balapan, melainkan soal adaptasi di gurun pasir. “Dakar itu jaraknya sekitar 8.000 Km ditempuh 14 hari nonstop, tapi challenge utama buat saya ternyata gimana cara nyetir di gurun pasir,” kata Jeje kepada Kompas.com belum lama ini. Jeje menilai medan gurun menjadi tantangan besar karena tidak ada di Indonesia, sehingga sulit untuk berlatih secara ideal. “Kita sebagai orang Indonesia nggak ada yang namanya gurun pasir, jadi mau latihan juga susah, kita tidak terbiasa,” ujarnya. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Jeje melakukan dua kali latihan sebelum Dakar, yakni di gumuk pasir Parangtritis dan Maroko, Afrika. “Di Maroko baru benar-benar saya belajar gimana teknik nyetir di gurun pasir, karena berbeda dengan off-road di tanah atau lumpur,” ucapnya. Pereli Indonesia debut di Rally Dakar 2026 raih peringkat lima. Menurut Jeje, balapan di gurun pasir juga menakutkan karena risiko tersangkut dan disorientasi sangat tinggi atau nyasar. Ia menjelaskan, navigasi Dakar mengandalkan roadbook digital dan penunjuk arah kompas yang harus diikuti secara presisi. “Gameplay dari navigasi di Dakar ini sangat kompleks, jadi wajar kalau di balap tingkat dunia pun masih banyak yang nyasar,” ujar Jeje. Julian Johan berhasil finis di semua etape Rally Dakar 2026 Kesalahan memilih jalur bisa berujung fatal karena cabang lintasan yang banyak dan minim patokan visual. Meleset sedikit saja, bisa-bisa di ujung mentok jurang dan harus kembali ke jalur yang benar. Tantangan lain datang pada marathon stage etape 4-5 sejauh total 1.000 km, ketika kopling Toyota Land Cruiser yang dikendarainya sempat selip sejak kilometer awal. “Baru start, koplingnya slip, padahal masih ada 900 kilometer lagi, jadi sisanya benar-benar dijaga, oper gigi halus dan nggak disentak,” kata Jeje. Penasaran lengkapnya seperti apa cerita Jeje selama balap Rally Dakar 2026, saksikan Otopod di channel Youtube Kompas Otomotif. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang