Julian Johan atau akrab disapa Jeje berhasil mewujudkan mimpinya untuk mengikuti Rally Dakar. Bukan cuma jadi pebalap yang finis, tapi juga meraih prestasi dengan finis kelima di kelas Dakar Classic dan juara pertama di kelas Iconic Classic. Jeje membagikan ceritanya dengan Kompas Otomotif di Otopod yang tayang di Channel Youtube Kompas Otomotif. Mimpinya untuk bisa ikut Rally Dakar memang sudah dipupuk sejak kecil. "Dari kecil itu suka sama reli dan offroad karena ayah. Karena ayah offroader, pebalap reli, jadi dari kecil sering diajak kalau ada kejuaraan. Dari nonton langsung, jadi suka," kata Jeje kepada Kompas.com, belum lama ini. Indonesia kembali hadir di Rally Dakar 2026 lewat Julian Johan. Tapi untuk kejuaraan di luar negeri, Jeje paling tertarik dan suka dengan Rally Dakar. Dia suka melihat aksi mobil melewati gurun di TV dan juga majalah atau koleksi buku dari sang ayah. "Sampai akhirnya makin ke sini, semakin ada niat, harus bisa mengikuti Rally Dakar dan menjadi salah satu goal besar saya," kata Jeje. Julian Johan berhasil finis di semua etape Rally Dakar 2026 Mengikuti Rally Dakar memang mimpi untuk banyak orang. Seiring Jeje mengikuti berbagai aktivitas motorsport terutama reli dan offroad di Indonesia, rasanya menjadi peserta Rally Dakar sangat mungkin untuk dilakukan. Julian Johan berhasil finis di semua etape Rally Dakar 2026 "Dengan saya dari dulu konsisten di dunia offroad, rasanya pasti bisa nih (ikut Rally Dakar). Apalagi sudah ada senior, tokoh otomotif nasional yang juga pernah ikut," kata Jeje. Sebelumnya memang ada dua orang dari Indonesia yang mengikuti Rally Dakar, yakni Tinton Suprapto di 1988 dan Kasih Anggoro di tahun 2010 dan 2011. Cuma keduanya tidak menyelesaikan balapan atau gagal finis. "Satu titik yang mana saya akhirnya melihat, oke kita wujudkan (ikut Rally Dakar) baru di awal 2025," kata Jeje. Jeje tercerahkan setelah mendapatkan informasi kalau mau ikut Rally Dakar, bisa menyewa kendaraan. Ternyata menyewa mobil balap, tim, kru, lengkap dengan semua manajemennya hal yang umum dilakukan di Rally Dakar. "Dengan begitu saya lihat, berarti bisa memangkas beberapa urusan. Sehingga tinggal fokus cari dana sama nanti menyetirnya. Karena mobilnya itu sewa, sudah paket dengan mekanik, truk support, manajemen mereka untuk pendaftaran, dan lain-lain," kata Jeje. Dari situ, Jeje nekat mendaftarkan dirinya untuk mengikuti Rally Dakar 2026. Jeje memberanikan diri, daftar dulu saja, untuk urusan dana dan sebagainya, paralel dengan persiapannya. Penasaran seperti apa pengalaman Jeje saat mengikuti balapan offroad ekstrem di tengah gurun? Saksikan lengkapnya di Otopod di channel Youtube Kompas Otomotif. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang