Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) merilis data ekspor sepeda motor buatan Indonesia per Maret 2026. Hasilnya turun dibandingkan kinerja bulan sebelumnya.Per Maret 2026, ekspor utuh motor made in Indonesia mencapai 48.970 unit. Turun jika dibandingkan Februari dengan torehan 57.688 unit.Angka penjualan terbilang positif jika diakumulasikan kuartal pertama 2026, totalnya mencapai 159.582 unit.Ekspor sepeda motor CBU mengalami kenaikan sebesar 24.807 unit atau tumbuh sekitar 18,41% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan tren positif dalam performa ekspor industri otomotif roda dua. Selain ekspor utuh, Indonesia juga mengirim keluar sepeda motor dengan sistem CKD (Completely Knocked Down). Sebanyak 673.703 terdistribusi pada Januari, 636.576 dikirim pada Februari, dan 488.279 unit per Maret. Kemudian ekspor part sebanyak 35.907.335 sepanjang kuartal pertama 2026.Penjualan domestik juga mengalami kenaikan. Total penjualan motor pada periode Januari-Maret 2026 mencapai 1.614.091 unit. Angka ini tumbuh 4,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.683.212 unit.Penurunan juga terjadi jika dihitung secara bulanan. Per Maret 2026, penjualan sepeda motor dalam negeri mencatatkan angka sebanyak 448.974 unit. Sebagai pembanding, bulan sebelumnya itu terjual 587.354 unit. Penurunan drastis di angka 23,56% dalam satu bulan biasanya dipengaruhi oleh faktor musiman, seperti jumlah hari kerja yang lebih sedikit.Tidak ada data lebih rinci soal segmen motor yang digemari. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan pada Januari, segmen skutik masih mendominasi permintaan sepeda motor baru di pasar domestik pada tahun lalu dengan kontribusi 91,7%. Sisanya 4,46% berasal dari jenis motor underbone, 3,51% tipe sport dan kontribusi sepeda motor listrik masih di bawah 1%.Sebelumnya, Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengungkapkan efek berganda kondisi geopolitik global berpotensi memengaruhi perekonomian dan pasar motor domestik. Selain pertumbuhan ekonomi, harga komoditas dan kondisi cuaca akan mempengaruhi stabilitas daya beli masyarakat tahun ini. Dukungan lembaga pembiayaan yang kuat juga akan mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik."Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit," katanya.Ekspor motor CBU Januari-Maret 2026:Januari: 52.924 unitFebruari: 57.688 unitMaret: 48.970 unitTotal: 159.582 unit