Panggung drifting nasional kembali melahirkan talenta muda berbakat yang siap mengguncang lintasan. Kali ini, sorotan tertuju pada dua drifter kembar berusia 13 tahun, Alby Alvaro dan Athariz Fairell. Secara mengejutkan, pasangan bersaudara ini resmi naik kelas ke kategori PRO AM pada putaran kedua Kejurnas Passion Drift 2026 yang digelar di Sirkuit Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Di bawah asuhan pebalap profesional Indonesia, Reindy “BTX” Riupassa, si kembar sukses mencuri perhatian para pencinta otomotif. Meski usianya terbilang masih sangat belia, kelihaian mereka dalam menjinakkan mobil drift bertenaga besar di lintasan patut diacungi jempol, bahkan mulai disegani oleh para seniornya. Aksi memukau drifter kembar usia 13 tahun, Alby dan Athariz Racikan Mesin Berbeda, Sama-sama Ganas Kombinasi antara talenta alami, disiplin latihan yang ketat, serta manajemen tim yang solid membuat Alby dan Athariz mampu menyuguhkan performa memukau di atas aspal. Menariknya, kedua bersaudara ini mengandalkan "senjata" dengan karakter mesin yang berbeda. Alby Alvaro mengandalkan sasis BMW E90 yang dipersenjatai jantung pacu M54B30. Mobil berkelir balap ini merupakan racikan bengkel BTX Concept yang bernaung di bawah Kendali Racing Team. Karakter berkendara Alby yang agresif namun presisi sukses mengantarkannya meraih gelar Top Qualifier PRO AM, sekaligus mengamankan posisi ke-5 nasional pada seri Bandung. Sang saudara kembar, Athariz Fairell, memilih tampil impresif bersama tim BRIDE IDN yang didukung oleh ban GT Radial. Athariz memacu BMW F22 yang dijejali mesin V8 legendaris, LS3, hasil garapan bengkel P5 Tuning. Hasilnya luar biasa, Athariz tampil dominan dan sukses keluar sebagai Juara 1 di kelas PRO AM pada putaran kedua kejurnas kali ini. Aksi memukau drifter kembar usia 13 tahun, Alby dan Athariz Sinyal Positif Regenerasi Motorsport Indonesia Walaupun baru menginjak usia 13 tahun, kedua pembalap muda ini mampu membuat mobil-mobil bertenaga besar tersebut menari dengan indah di lintasan Husein Sastranegara. Teknik, keberanian, serta kontrol kendaraan yang mereka tunjukkan sudah layaknya drifter profesional yang sarat pengalaman. Melihat potensi besar ini, sang mentor pun menaruh harapan tinggi terhadap masa depan anak didiknya di dunia adu miring estetis ini. “Saya rasa mereka akan menjadi drifter tanah air yang bakal mengharumkan nama Indonesia di kemudian hari,” ujar Coach Reindy Riupassa, dalam keterangan resminya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang