Hasil tak terduga terjadi pada MotoGP Amerika 2026 di Sirkuit Austin. Balapan yang biasanya didominasi Ducati, kali ini justru menjadi panggung bagi Aprilia untuk menunjukkan tajinya. Tim asal Noale itu sukses mengamankan kemenangan lewat Marco Bezzecchi, yang tampil impresif sejak awal hingga garis finis. Rekan setimnya, Jorge Martin, turut melengkapi hasil manis dengan finis di posisi kedua. Dominasi Aprilia makin terasa karena Ducati tak hanya gagal meraih kemenangan, tetapi juga absen dari podium. Posisi ketiga justru diamankan oleh Pedro Acosta dari tim pabrikan KTM. Fabio Di Giannantonio saat berlaga pada MotoGP Thailand 2026 Sementara itu, Marc Marquez yang selama ini dikenal sebagai “King of COTA”, harus puas mengakhiri balapan di posisi kelima. Hasil tersebut cukup mengejutkan, mengingat rekam jejaknya yang nyaris tak tersentuh di Sirkuit Austin. Pebalap asal Spanyol tersebut bahkan masih tertinggal dari Fabio di Giannantonio, yang membawa tim satelit Ducati finis di posisi keempat. Situasi ini menegaskan bahwa persaingan musim 2026 semakin merata dan sulit diprediksi. Aprilia pun dinilai berhasil menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Konsistensi dan kecepatan motor mereka menjadi faktor kunci dalam meraih hasil maksimal di seri ini. Marc Marquez saat sesi tes resmi Buriram 2026 Gigi Dall'Igna, General Manager Ducati Corse, mengatakan, hasil dari MotoGP Amerika 2026 menjadi alarm peringatan bagi Ducati untuk bangun dan mengejar ketertinggalan dari rival-rivalnya. "Yang sangat jelas adalah bahwa kita harus bekerja keras untuk meningkatkan performa dan memastikan para pebalap kita berada dalam posisi untuk memberikan yang terbaik, terutama sekarang ketika para pesaing terbukti sangat tangguh," ujar Dall'Igna, dikutip dari Crash.net, Kamis (2/4/2026). “Di Amerika Serikat, kami mengalami kesulitan lebih dari yang seharusnya, sebuah peringatan yang harus mendorong kami untuk kembali meraih kemenangan, dengan keyakinan bahwa hasilnya nanti akan jauh lebih baik!” kata Dall'Igna. Pebalap MotoGP asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bereaksi di dalam garasi timnya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 4 Februari 2026. Selepas balapan di Amerika Serikat, MotoGP sejatinya akan berlanjut ke Qatar. Namun, konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah membuat seri tersebut harus ditunda. Kondisi ini membuat kalender MotoGP memasuki jeda musim semi selama kurang lebih satu bulan. Waktu tersebut bisa dimanfaatkan oleh para pabrikan untuk melakukan pengembangan motor, sebelum kembali bersaing pada MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez. Selain itu, jeda ini juga akan diisi dengan sesi tes resmi pertama di tengah musim 2026, yang berpotensi menjadi momen krusial bagi tim-tim untuk memperbaiki performa mereka. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang