BAIC batal memperkenalkan sub merek Arcfox di IIMS 2026. Padahal rencananya satu model Arcfox yakni T1 akan dipamerkan di lantai pameran, SUV listrik ringkas. Dhani Yahya, COO JIO Distribusi Indonesia (Baic Indonesia) menjelaskan, unit T1 yang masih setir kiri belum bisa dipamerkan, jadi diundur sampai pertengahan 2026. "Dengan menyesal kita belum dapat membawa Arcfox untuk diperkenalkan. Mudah-mudahan di GIIAS kita sudah bisa meluncurkan," kata Dhani di IIMS 2026, Kamis (5/2/2026). Pengujian singkat Arcfox T1 di Guangzhou Conghua International Circuit (GCIC), Guangzhou, China, Senin (24/11/2025). Mulanya, BAIC mau membawa T1 yang masih setir kiri dan dibuka pre-launch. Cuma nanti di pertengahan tahun, akan langsung menjual mobilnya. "Arcfox T1 itu ada dua varian, 385 Km dan 425 Km, dimensi panjang 4,3 meter, di kelas B SUV listrik," kata Dhani. Secara model, T1 punya pasar tersendiri di negara asalnya yakni China. Buat di Indonesia, rencananya akan dijual dengan harga sekitar Rp 300 juta sampai Rp 400 juta. "Mudah-mudahan kita bisa mengoptimalkan. Karena di Indonesia kompetitif sekali persaingan dari segi harga. Mudah-mudahan kita bisa memberikan harga terbaik," kata Dhani. Buat di IIMS 2026, Baic memamerkan enam model dari tiga jajaran produk, BJ30 Hybrid, BJ40 Plus, dan X55 II. Targetnya selama pameran bisa menjual 120 unit dengan BJ30 Hybrid atau BJ40 sebagai favorit. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang