Chery Group menilai Indonesia berpotensi menjadi pusat produksi sekaligus basis ekspor kendaraan di masa mendatang, seiring penguatan kapasitas manufaktur dan rantai pasok lokal. President of Chery International, Zhang Guibing, mengatakan saat ini Indonesia sudah menjadi bagian penting dari jaringan produksi global Chery melalui kerja sama dengan mitra lokal. Namun, kapasitas yang ada masih menjadi tantangan untuk peningkatan volume secara cepat. “Kita berpikir Indonesia seharusnya menjadi pusat produksi dengan berbagai kelebihan yang dimiliki, seperti biaya produksinya,” ujar dia dalam sesi interview di rangkaian Chery International Business Summit 2026 di Wuhu, China, Selasa (28/4/2026). Produksi pabrik Chery di Wuhu, China “Meskipun hari ini kita sudah memiliki kerja sama dengan beberapa perusahaan manufaktur di Indonesia untuk produksi kendaraan, di masa depan kita ingin bergerak lebih jauh karena kapasitas pabrik sedikit terbatas, kadang kita tidak bisa meningkatkan volume dengan cepat,” kata dia. Saat ini, Chery Group mengandalkan fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat untuk merakit berbagai model kendaraan, termasuk J6. Kapasitas produksi di fasilitas tersebut sekitar 4.000 unit per tahun. Selain itu, Chery juga memanfaatkan fasilitas Inchcape di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat dengan kapasitas sekitar 1.000 unit per tahun. Kedua fasilitas tersebut digunakan untuk menjaga fleksibilitas produksi di tengah keterbatasan kapasitas. Zhang menegaskan, peningkatan kapasitas akan menjadi faktor penting dalam mendorong rencana ekspor dari Indonesia di masa depan. “Jika kapasitasnya meningkat, kita akan bergerak ke ekspor. Menurut saya ini adalah intensi utama kita,” kata dia. Selain itu, Chery mengklaim telah melibatkan sejumlah pemasok lokal untuk mendukung aktivitas produksi, sekaligus membuka peluang masuknya lebih banyak supplier dari China untuk berinvestasi di Indonesia. Test Drive iCar V23 “Kita juga bersedia memperkenalkan lebih banyak supplier kami dari China ke Indonesia untuk melakukan investasi,” ujarnya. Untuk pengembangan produk, Chery tetap menerapkan strategi bertahap dengan menghadirkan berbagai brand sesuai kebutuhan pasar yang berbeda. “Untuk model baru, kita akan memperkenalkannya langkah demi langkah. Kita juga akan mencoba berbagai brand untuk memenuhi permintaan pelanggan yang berbeda,” kata Zhang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang