Wuling Motors memperbesar peluang ekspor kendaraan dari Indonesia ke sejumlah negara baru. Setelah memperkenalkan Wuling Darion di beberapa pasar luar negeri, pabrikan asal China tersebut kini membidik kawasan Asia Tenggara sebagai tujuan berikutnya. Marketing Operation Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengatakan kawasan tersebut menjadi fokus karena memiliki karakter pasar yang relatif serupa dengan Indonesia, termasuk penggunaan kendaraan dengan setir kanan. “Fokus utama kami tentu pasar Asia Tenggara, khususnya negara-negara yang menggunakan right hand drive (setir kanan),” kata Ricky di Jakarta, Jumat (13/3/2026). Menurut dia, beberapa negara sudah mulai dijajaki sebagai tujuan ekspor berikutnya. Di antaranya Malaysia dan Singapura yang dinilai memiliki potensi pasar untuk kendaraan elektrifikasi. Wuling Cortez Darion EV “Beberapa yang sedang kami jajaki misalnya Malaysia, kemudian Singapura,” ujarnya. Selain itu, Wuling juga melihat peluang di sejumlah negara kawasan Pasifik Selatan. Namun, perusahaan masih mempelajari potensi pasar sebelum melakukan langkah ekspansi lebih lanjut. Sebelumnya, Wuling telah membawa Darion ke pasar Hong Kong dan Brunei Darussalam sebagai bagian dari strategi ekspansi global. Model tersebut diproduksi di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, yang menjadi salah satu basis produksi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus ekspor. Ricky menambahkan, aktivitas ekspor kendaraan dari Indonesia sebenarnya sudah dilakukan Wuling sejak beberapa tahun lalu. Hingga saat ini, total unit yang telah dikirim ke berbagai negara mencapai lebih dari 8.000 unit. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang