Ban SUV. Preferensi konsumen terhadap kendaraan yang multifungsi, Sport Utility Vehicle (SUV) terus menunjukkan daya tarik yang kuat di tengah dinamika pasar otomotif Indonesia yang semakin kompetitif dan beragamnya. Khususnya, pada kategori low SUV yang mencatat kenaikan penjualan nasional hingga 40,1 % pada Februari 2026. Namun, di balik popularitas tersebut, SUV modern kini digunakan dalam spektrum yang jauh lebih luas. Tidak hanya untuk menempuh medan menantang, tetapi juga aktivitas harian di perkotaan yang menuntut keseimbangan antara kenyamanan, stabilitas, dan keamanan berkendara. Perubahan pola penggunaan inilah yang membuat peran komponen seperti ban menjadi semakin krusial dalam menjaga performa kendaraan secara keseluruhan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Meski demikian, masih banyak pengendara yang belum sepenuhnya memahami bahwa karakter SUV memiliki pendekatan berbeda dalam perawatan, termasuk dalam pemilihan ban yang sesuai dengan beban, medan, dan gaya berkendara.Menjawab kebutuhan tersebut, PT Hankook Tire Sales Indonesia menjabarkan panduan praktis bagi pemilik SUV, khususnya pengguna pemula, agar dapat lebih memahami kebutuhan kendaraannya dan memastikan pengalaman berkendara yang optimal di berbagai kondisi.Memahami Load Index Sesuai dengan Bobot SUV Diketahui, sekitar 10,7 % kecelakaan lalu lintas dipengaruhi oleh faktor kendaraan, termasuk dikarenakan pecah ban. Untuk menghindari kondisi tersebut, terdapat beberapa upaya preventif yang dapat dilakukan. Seperti memastikan kondisi tapak ban masih layak sebelum bepergian, melakukan rotasi ban secara berkala, hingga memastikan ban yang digunakan tidak hanya sesuai dengan karakteristik SUV, tetapi juga dengan rekomendasi kapasitas beban yang tertera pada sidewall ban atau dikenal sebagai load index.“Selain untuk alasan keamanan dan kenyamanan, load index menjadi faktor krusial mengingat karakteristik SUV yang memiliki bobot kendaraan lebih besar dibandingkan mobil penumpang pada umumnya. Dengan memahami load index yang tepat, ban mampu menopang beban SUV secara optimal, sehingga risiko overload yang dapat menimbulkan potensi ban tidak stabil, rusak, hingga seperti insiden pecah ban dapat dihindari. Load index pada ban umumnya dapat ditemukan pada sidewall ban, termasuk pada ban Hankook Dynapro dan tipe ban Hankook lainnya,” ujar National Sales Manager Passenger Car Radial PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI), Apriyanto Yuwono dikutip dari keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026.Untuk memudahkan pemahaman, load index dapat dikenali melalui angka pada kode ban, misalnya 225/70R16T RF12 103T, di mana angka 103 menunjukkan kapasitas beban maksimum yang dapat ditopang oleh satu ban. Berikut gambaran sederhananya: 95 : ±690 kg per ban (±2.760 kg untuk 4 ban) 100 : ±800 kg per ban (±3.200 kg untuk 4 ban)3 103 : ±875 kg per ban (±3.500 kg untuk 4 ban)4Menyesuaikan ban dengan karakteristik medan jalanDengan kondisi infrastruktur jalan di Indonesia yang terus berkembang dan masih beragam, di mana sekitar 41% berada dalam kondisi baik, 53% dalam kondisi sedang, dan sebagian kecilnya masih dalam kondisi rusak ringan hingga berat, pemilik SUV perlu menyesuaikan penggunaan mobil dengan karakter medan yang dilalui. Secara umum, kondisi tersebut terbagi ke dalam tiga tipe, yaitu highway terrain (HT), all-terrain (AT), dan mud-terrain (MT), yang masing-masing membutuhkan jenis ban berbeda. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Hankook merekomendasikan lini ban Dynapro yang dirancang sesuai dengan karakteristik masing-masing medan, dengan cengkeraman optimal di jalan kering maupun basah, serta memberikan pengalaman berkendara yang nyaman lewat ketahanan dan usia pakai ban yang optimal. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA “Untuk penggunaan di highway terrain, tersedia Dynapro HPX dan Dynapro HT yang mengutamakan kenyamanan dan stabilitas terutama di daerah perkotaan dan jalan tol. Sementara itu, Dynapro AT2 Extreme dirancang untuk penggunaan all-terrain, yaitu kombinasi antara jalan aspal dan medan yang lebih beragam. Sedangkan untuk karakteristik jalan berbatu dan cenderung tak rata, pemilik SUV dapat menggunakan Dynapro XT. Adapun untuk kebutuhan off-road yang lebih ekstrem, Dynapro MT & Dynapro MT2 hadir dengan daya cengkeram yang optimal di medan mud-terrain.” Ungkap Apri.