Membeli mobil bekas tidak selalu membutuhkan alat khusus atau keahlian teknis tingkat tinggi. Ada cara sederhana yang bisa dilakukan siapa pun, bahkan oleh pembeli awam, untuk mendeteksi indikasi mobil pernah mengalami tabrakan. Salah satunya dengan membandingkan kondisi sisi kiri dan kanan mobil secara menyeluruh, mulai dari bodi hingga detail kecil yang sering luput diperhatikan. Menurut Jeffrey, pemilik jasa inspeksi mobil bekas Otospector, metode membagi mobil menjadi dua sisi merupakan trik dasar namun cukup efektif untuk membaca riwayat kendaraan. Pasalnya, dalam kasus kecelakaan, sangat jarang sebuah mobil mengalami benturan parah secara bersamaan di sisi kiri dan kanan. “Biasanya kerusakan hanya terjadi di satu sisi, entah kiri atau kanan. Kalau satu sisi pernah direpair, hampir selalu ada perbedaan dibanding sisi satunya, meski sudah diperbaiki rapi,” kata Jeffrey kepada Kompas.com, Sabtu (17/1/2026). Perbedaan tersebut bisa terlihat dari banyak hal. Jeffrey menyebut celah antar panel bodi kerap menjadi indikator awal. Jasa inspeksi mobil bekas Misalnya jarak antara pintu dan fender di sisi kiri tampak lebih rapat atau lebih renggang dibandingkan sisi kanan. Selain itu, permukaan panel juga bisa terasa berbeda saat diraba, terutama pada mobil yang pernah mengalami perbaikan ketok dan dempul. Warna cat pun patut diperhatikan. Walau sekilas tampak sama, perbedaan pantulan cahaya di bawah sinar matahari bisa menandakan salah satu sisi pernah dicat ulang. “Kalau dilihat dari sudut tertentu, biasanya warna atau kilapnya tidak benar-benar identik,” ujar Jeffrey. Tak hanya bodi, posisi roda dan ban juga bisa menjadi petunjuk tambahan. Mobil yang pernah mengalami tabrakan samping berpotensi mengalami perubahan geometri, sehingga jarak roda ke fender kiri dan kanan tampak tidak simetris. Dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan bisa berdampak pada keausan ban yang tidak merata. Jeffrey menekankan, menemukan bekas tabrakan tidak selalu berarti mobil tersebut harus langsung dihindari. Namun, informasi itu penting sebagai bahan pertimbangan harga dan negosiasi. “Yang terpenting pembeli tahu kondisinya sejak awal. Selama perbaikannya benar dan tidak mengenai struktur utama, mobil masih bisa digunakan dengan aman,” kata Jeffrey. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang