Kemacetan yang terjadi selama beberapa hari akibat antrean truk besar dan truk kontainer menuju depo logistik di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung, membuat Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur menerapkan rekayasa lalu lintas sementara. Langkah ini dilakukan untuk mencegah antrean kendaraan kembali meluas dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan Cakung dan sekitarnya. Kemacetan panjang di kawasan Jalan Raya Cakung Cilincing akibat antrean masuk depo kontainer, Selasa (21/7/2026) Cegah antrean truk mengular Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, mengatakan sebanyak 12 personel dikerahkan untuk membantu mengatur dan mengurai arus kendaraan. Enam personel ditempatkan di Jalan Raya Cacing dan enam lainnya di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI. Petugas Sudinhub melakukan pengaturan lalu lintas di kolong cakung, antisipasi kepadatan pada Rabu (22/7/2026) pagi. “Kendaraan dari arah Bekasi menuju Pulo Gadung yang akan belok kanan menuju Jalan Raya Cakung Cilincing (Cacing) di kolong Tol JORR, kita alihkan agar berputar di U-Turn depan Polsek Cakung," ujar Harlem, dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026). Menurut Harlem, pengalihan arus tersebut bersifat sementara dan akan dihentikan setelah antrean truk kontainer menuju Depo Fortun dan Depo BSA kembali normal. Langkah ini diambil setelah pada Selasa (21/7/2026) terjadi penumpukan kendaraan yang menyebabkan kemacetan panjang di sekitar Jalan Raya Cacing dan Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI. Kemacetan di Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (28/4/2026) Antrean truk kini hanya satu lajur Harlem menjelaskan, truk kontainer yang hendak masuk ke dua depo kini diwajibkan mengantre dalam satu baris. Dengan begitu, satu lajur lainnya tetap bisa digunakan kendaraan umum sehingga arus lalu lintas tidak sepenuhnya terhambat. "Kita arahkan antreannya hanya satu baris, sehingga kendaraan lain masih bisa melintas di lajur sebelahnya. Tidak seperti kemarin, dua lajur digunakan untuk antrean sehingga terjadi kemacetan panjang," ucap Harlem. Arus kendaraan di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI masih tergolong ramai lancar, sementara kepadatan lebih terlihat di Jalan Raya Cacing akibat antrean truk kontainer yang hendak masuk ke dua depo. "Jika antrean sudah selesai dan kembali normal, maka rekayasa lalu lintas dihentikan," kata dia.