Bus milik Perusahaan Otobus (PO) Al Hijrah dengan tujuan Padang-Jakarta mengalami korsleting pada bagian kelistrikan saat melintas di kawasan Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Sabtu (22/8/2026) sore. Insiden tersebut membuat para penumpang panik dan berhamburan keluar dari dalam bus untuk menyelamatkan diri. Diduga Dipicu Power Bank Seperti dikutip dari unggahan akun Instagram matasumbar24jam, korsleting diduga terjadi setelah salah seorang penumpang mengisi daya power bank di dalam bus. Percikan api kemudian muncul dari bagian kelistrikan bus. Beruntung, api dapat segera dipadamkan sehingga tidak merembet dan membakar seluruh bagian kendaraan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Bodi Buatan Karoseri Laksana Terlihat dari video, bus tersebut menggunakan bodi buatan Karoseri Laksana yang berbasis di Ungaran, Jawa Tengah. Karoseri ini dikenal sebagai salah satu produsen bodi bus premium yang banyak digunakan oleh operator bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Indonesia, termasuk Al Hijrah. Terkait modelnya, terlihat dari samping ada tulisan Suites Class. Berarti bisa mengacu ke Legacy SR3 Suites Class, varian dengan interior penuh dengan bangku yang bisa direbahkan. Investigasi Masih Menunggu Koordinasi Kompas.com mengonfirmasi soal insiden ini kepada Technical Director Karoseri Laksana Stefan Arman. Ia mengatakan pihaknya masih menunggu komunikasi lebih lanjut dari pihak operator terkait penyebab pasti korsleting tersebut. "Kami masih menunggu dari pihak operator untuk berkoordinasi," kata Stefan saat dihubungi Kompas.com, Minggu (23/8/2026). Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PO Al Hijrah belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun penyebab pasti insiden korsleting yang terjadi pada armada mereka.