Kasus kebakaran pada mobil sering kali diawali dari percikan api kecil yang mengenai komponen mudah terbakar. Salah satu pemicu utama munculnya percikan api tersebut adalah adanya gangguan atau korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan. Sapta Agung Nugraha, Service Head Auto2000 Cilandak, menjelaskan bahwa ada beberapa tanda awal yang bisa dirasakan pengemudi saat kelistrikan mobil mengalami short circuit. “Hal yang terjadi pada saat korsleting indikasi awal itu adalah sistem banyak terjadi error. Kemudian dari sisi driver itu tercium bau-bau angus. Itu juga mesti waspada, biasanya dari area depan,” ujar Sapta kepada Kompas.com, belum lama ini. Mobil terbakar di Jalan Bangka IX, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Selasa (10/3/2026). Tanda-tanda Korsleting Aroma sangit tersebut umumnya menjalar dari ruang mesin hingga masuk ke kabin. Selain bau terbakar, malfungsi pada sistem penyejuk udara (AC) juga menjadi sinyal kuat terjadinya gangguan listrik. “Di kabin itu akan terasa juga AC dia jadi malfungsi. AC-nya jadi hangat ya, jadi enggak dingin lagi, short circuit pasti. Karena kabel itu terdiri dari plastik, kita akan mencium aroma plastik terbakar, mesti waspada,” kata Sapta. Langkah Penanganan Darurat Saat ini sebagian besar kendaraan baru sudah dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bawaan pabrik. Jika pengemudi mulai mencium indikasi komponen terbakar, Sapta menyarankan untuk segera mengambil tindakan darurat. “Ketika kemudian kita mencium bau-bau potensi terbakar, lebih baik segera menepi. Kemudian yang kita mesti lakukan saat itu juga adalah mematikan kendaraan. Karena dengan kita mematikan maka semua arus enggak aktif,” kata Sapta. Setelah mematikan mesin, seluruh pengemudi dan penumpang imbau untuk secepatnya keluar dari kendaraan. Bila titik api masih dalam skala kecil dan mudah dijangkau, pemadaman dapat langsung dilakukan menggunakan APAR. Namun, pengemudi diingatkan untuk ekstra berhati-hati jika indikasi titik api berada di dalam ruang mesin. “Cuma yang jadi masalah ketika sumber apinya ada di area mesin, maka kita harus membuka kap. Itu yang mesti sangat hati-hati karena panas. Lalu saat kap mesin terbuka, api itu bisa langsung menyebar keluar. Jadi mesti hati-hati,” ucapnya.