Merestorasi Vespa klasik bukan sekadar mengembalikan fungsi kendaraan, tetapi juga menjaga nilai sejarahnya. Namun, di balik tampilan yang kembali rapi dan autentik, ada biaya yang tidak sedikit dan kerap mengejutkan pemilik, terutama bagi yang baru pertama kali terjun ke dunia Vespa klasik. Menurut Aphin, pemilik bengkel spesialis Vespa klasik Aphin Garage di Klender, Jakarta Timur, kesalahan umum pemula adalah mengira biaya terbesar ada di sektor mesin, padahal kenyataannya justru sebaliknya. Aphin Garage, bengkel spesialis Vespa di Klender, Jakarta Timur. Aphin menjelaskan, untuk sektor mesin, estimasi perbaikan relatif masih terjangkau. Bagi Vespa pemula, biaya perbaikan mesin umumnya berada di kisaran Rp 1,5 juta, tergantung kondisi komponen di dalamnya. Namun, angka tersebut sering kali kalah besar dibandingkan biaya perbaikan bodi. Ia menegaskan, pos pengeluaran terbesar restorasi Vespa klasik justru datang dari pengecatan ulang, penggantian dek yang sudah keropos, hingga pembaruan instalasi kabel yang menua dimakan usia. “Yang berat tuh bodi. Kan ngecat, ganti dek, kabel-kabel juga ganti. Itu otomatis. Rp 10 juta mah habis,” ujar Aphin, kepada Kompas.com (7/1/2026). Aphin Garage, bengkel spesialis Vespa di Klender, Jakarta Timur. Proses pengecatan Vespa klasik sendiri tidak bisa dilakukan singkat. Aphin menyebut pengerjaannya rata-rata memakan waktu sekitar satu bulan karena harus menyesuaikan kondisi bodi, tingkat kerusakan, serta standar kerapian yang diinginkan konsumen. Selain itu, ia juga menegaskan tidak menerapkan tarif patokan untuk pekerjaan ini. Menurutnya, banderol harus disesuaikan dengan kondisi motor agar tetap adil bagi pemilik. Biaya restorasi juga belum termasuk pengurusan surat-surat kendaraan, yang nilainya bervariasi tergantung kondisi dan domisili kendaraan. Secara umum, biaya pengurusan dokumen Vespa klasik sendiri berada pada kisaran Rp 3 jutaan. Alat untuk membuat bodi Vespa jadi lurus Hal menarik lainnya, komponen paling mahal dalam restorasi Vespa klasik justru bukan berasal dari isi mesin. Aphin mengungkapkan bahwa aksesori kecil sering kali menjadi sumber biaya terbesar. Beberapa di antaranya seperti hand grip, klakson, lampu, hingga saklar, memiliki harga tinggi karena kelangkaan dan tuntutan orisinalitas. Bahkan untuk model tertentu, harga satu set saklar bisa menembus Rp 5 juta. “Kalau isi mesin mah enggak segitu. Yang mahal justru aksesorisnya,” ujar Aphin. Aphin Garage, bengkel spesialis Vespa di Klender, Jakarta Timur. Ia menambahkan, sebagian suku cadang tersebut harus didatangkan langsung dari Italia, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk pengadaan. Terkait kerusakan yang paling sering ditanganinya, Aphin menyebut sektor mesin masih menjadi keluhan utama konsumen, disusul masalah bodi. Hal ini wajar mengingat usia Vespa klasik yang umumnya sudah puluhan tahun. “Bagian mesin paling banyak diservis. Terus bodi-bodi, karena wajar motor sudah puluhan tahun,” kata dia. Aphin Garage, bengkel spesialis Vespa di Klender, Jakarta Timur. Biaya Restorasi Ditarik dari penjelasan Aphin dan praktik umum di bengkel Vespa klasik, total biaya restorasi sangat bergantung pada kondisi awal motor. Namun sebagai gambaran realistis di lapangan, biaya yang harus disiapkan pemilik umumnya tidak kecil. Jika seluruh pos tersebut dijumlahkan, restorasi Vespa klasik dalam kondisi minimal agar layak jalan dan rapi umumnya membutuhkan dana sekitar Rp 15 juta hingga Rp 18 juta. Untuk restorasi yang lebih rapi dan mendekati orisinal, total biaya bisa naik ke kisaran Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Aphin Garage, bengkel spesialis Vespa di Klender, Jakarta Timur. Sementara bagi pemilik yang membidik hasil serius ala kolektor dengan banyak komponen orisinal, biaya restorasi Vespa klasik bisa dengan mudah menembus Rp 30 juta atau lebih. Karena itu, Aphin menekankan pentingnya perhitungan matang sebelum memutuskan merestorasi Vespa klasik. Tanpa perencanaan yang jelas, biaya bisa membengkak di tengah proses dan membuat pemilik kaget saat pekerjaan selesai. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang