Pasar Vespa klasik di Indonesia terus bergerak dinamis. Di kalangan kolektor, sejumlah model legendaris seperti Vespa VN 1953, SS 50, hingga SS 90 kini masuk kategori premium. Sementara model lain seperti Super, PX Series, dan PS Series masih relatif terjangkau untuk pengguna pemula yang baru ingin masuk dunia Vespa klasik. Aphin, pemilik bengkel spesialis Vespa klasik Aphin Garage di Klender, Jakarta Timur, mengatakan, ada beberapa model Vespa yang masuk ke jajaran paling mahal. “Ini juga mahal nih. Vespa VN tahun 1953. Ini Rp 500 jutaan ada. Kalau Vespa SS yang Rp 1 miliar ada, Rp 500 jutaan juga ada,” ujar Aphin, kepada Kompas.com (7/1/2026). Meski demikian, dunia Vespa klasik bukan hanya milik segmen kolektor bernilai tinggi. Ada juga model yang masih ramah bagi pengguna pemula. Aphin menyebut beberapa seri yang harganya jauh lebih mudah dijangkau. “Kalau yang yang paling murahnya kayak Super, PX, PS,” kata Aphin. Ilustrasi Vespa PX-150 Untuk kisaran harga di pasar hobi, ia menyebut beberapa unit bahkan bisa diperoleh di bawah Rp 20 juta. “Ya itu kan sekitar Rp 15 juta sudah dapat, Rp 10 jutaan juga dapat,” ucap Aphin. Menurut Aphin, variasi harga ini membuat pasar Vespa klasik tetap hidup karena bisa mengakomodasi berbagai segmen, dari kolektor hingga pengguna harian. “Jadi sebenarnya kalau buat yang pemula, mau main Vespa, harga tuh bervariasi ya. Yang murah ada, yang mahal ada. Kalau yang misalnya sudah mulus-mulus, ya di atas Rp 15 juta, kalau masih bahan kadang ada di bawah Rp 10 juta,” ujar dia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang