Indikasi kehadiran sedan listrik baru Mazda di Indonesia semakin menguat. Hal ini setelah satu unit mobil dengan balutan kamuflase tertangkap kamera di area stasiun pengisian daya kendaraan listrik di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Meski masih tertutup kamuflase, siluet bodi hingga desain lampu depan dan belakang mengarah pada Mazda EZ-6, model sedan listrik global hasil kolaborasi Mazda dengan Changan Auto. Viya Arsawireja, Marketing and Communications General Manager PT Eurokars Motors Indonesia (EMI), tidak membantah adanya rencana peluncuran model baru di Tanah Air. Namun, ia belum bisa mengungkap detailnya. “Kita tunggu, karena saya tidak dalam kapasitas menjawab, tapi kalian bisa mengira-ngira itu,” ujar Viya saat ditemui di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Kamis (9/4/2026). Secara global, Mazda EZ-6 dibangun menggunakan platform EPA1 milik Changan, yang juga dipakai oleh Deepal L07. Hal ini membuat keduanya memiliki kemiripan dari sisi proporsi bodi hingga beberapa komponen teknis. Mazda ez-6 di markas R&D Changan Automobile Dari sisi dimensi, EZ-6 memiliki panjang 4.921 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.485 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.895 mm. Ukurannya tergolong besar dan tidak jauh berbeda dengan Mazda6 yang sebelumnya telah dihentikan penjualannya. Untuk versi listrik murni (EV), Mazda EZ-6 dibekali dua pilihan kapasitas baterai, yakni 56,1 kWh dan 68,8 kWh. Dengan paket tersebut, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 480 km hingga 600 km. Motor listrik yang digunakan berkonfigurasi tunggal dengan tenaga mencapai 254 Tk. Sementara kecepatan maksimalnya dibatasi secara elektronik hingga 170 km/jam. Selain versi EV, tersedia juga varian EREV (Extended-Range Electric Vehicle). Model ini mengombinasikan motor listrik dengan mesin bensin yang berfungsi sebagai generator. Mazda ez-6 di markas R&D Changan Automobile Pada varian EREV, EZ-6 menggunakan mesin 1.5 liter dengan tenaga 93 Tk, dipadukan dengan motor listrik bertenaga 215 Tk. Kombinasi ini memungkinkan mobil menempuh jarak hingga 1.301 km. Masuk ke bagian interior, Mazda EZ-6 dikabarkan mengusung desain modern dengan layar head unit berukuran 14,6 inci, panel instrumen digital berbasis LCD, serta setir model flat bottom. Untuk sistem audio, mobil ini disebut mengandalkan perangkat dari Sony. Jika benar akan meluncur di Indonesia, maka Mazda EZ-6 berpotensi menjadi penerus segmen sedan Mazda dengan pendekatan elektrifikasi yang lebih modern. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang