Biaya servis dan kepemilikan kerap menjadi faktor krusial sebelum memutuskan membeli suatu kendaraan roda empat atau lebih, termasuk di segmen MPV keluarga yang dikenal fungsional dan dipakai jangka panjang. Kali ini, pengalaman tersebut datang dari pemilik All New Nissan Livina, model yang dikenal berbagi basis dengan Mitsubishi Xpander. Ketua Umum All New Livina Owner Community (ANLOC), Ramli Aan, mengatakan selama hampir enam tahun menggunakan generasi terbaru Livina sebagai kendaraan harian, biaya perawatan yang dikeluarkan masih tergolong wajar. All New Livina Owner Community (ANLOC) “Kalau servis rutin enggak mahal. Rata-rata di kisaran satu jutaan,” ujar Ramli kepada Kompas.com, Minggu (18/1/2026). Menurutnya, perawatan dengan skala lebih besar biasanya baru terasa ketika usia kendaraan bertambah, terutama saat memasuki tahun keempat atau kelima pemakaian. Namun, hal itu dinilai masih dalam batas yang masuk akal untuk mobil keluarga. Sebagai mobil harian tanpa kendaraan cadangan, Livina milik Ramli telah menempuh jarak sekitar 150.000 kilometer dalam kurun waktu lima tahun. Dengan pemakaian tersebut, beberapa komponen berbasis usia dan jarak tempuh memang mulai diganti secara bertahap. "Ban bawaan itu kemarin saya catat kurang lebih dipakai sampai 50.000 kilometer,” kata Ramli. Ketua Umum All New Livina Owner Community (ANLOC), Ramli Aan Dari sisi teknis, pengguna lainnya, Hendra Susanto, menjelaskan bahwa struktur biaya kepemilikan Livina turut dipengaruhi kesamaan komponen dengan Xpander. “Mesin, kaki-kaki, sampai transmisinya sama. Bedanya ada di body part,” ujar Hendra. Kesamaan tersebut memberi fleksibilitas bagi pemilik dalam memilih sumber suku cadang. Dalam artian, apabila ada suatu komponen yang perlu diganti dan belum tersedia di diler, pemilik bisa mudah mencari alternatifnya. nya identik, jadi bisa saling dipakai. Sebab ada di suatu komponen Livina lebih mahal, atau komponen lainnya Xpander yang lebih mahal,” katanya. “Contoh, steering rack di diler resmi bisa sekitar Rp 2,4 juta, sementara di official store Mitsubishi bisa di kisaran Rp 1,8 juta,” kata dia. Meski demikian, bengkel resmi Nissan tetap memiliki daya tarik tersendiri berkat program promosi berkala. “Kadang ada promo, misalnya beli oli 4 liter gratis 2 liter, itu lumayan membantu,” ucap Hendra. Dengan kisaran biaya tersebut, mereka menilai All New Livina masih menawarkan beban kepemilikan yang realistis untuk MPV keluarga. “Kalau dipakai normal dan dirawat sesuai jadwal, angka-angkanya masih masuk akal,” ujar Hendra. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang