Di balik reputasinya sebagai MPV keluarga yang irit dan nyaman, All New Nissan Livina tetap memiliki sejumlah catatan teknis yang kerap ditemui pemilik setelah dipakai dalam jangka panjang. Ketua Umum All New Livina Owner Community (ANLOC), Ramli Aan, mengatakan Livina yang digunakannya sudah mendekati enam tahun pemakaian dan menjadi kendaraan harian tanpa mobil cadangan. “Kalau secara umum mobilnya aman dan nyaman. Buat keluarga oke, irit, dan suspensinya juga lumayan,” kata Ramli kepada Kompas.com, Minggu (18/1/2026). All New Livina Owner Community (ANLOC) Menurut Ramli, dari sisi ketahanan, kembaran Mitsubishi Xpander itu tergolong bisa diandalkan untuk penggunaan rutin. Konsumsi bahan bakar juga dinilai menjadi salah satu nilai lebih. rata konsumsi bisa di kisaran 1:15 sampai 1:17. Ukurannya kan mobil keluarga, tapi masih tergolong irit,” ujarnya. Namun demikian, Ramli tidak menutup mata soal beberapa catatan yang dirasakannya selama pemakaian. Salah satunya adalah sektor pencahayaan. “Lampu bawaan itu menurut saya kurang panjang jangkauannya, kurang terang,” kata dia. Selain itu, fitur bawaan pabrik juga dinilai belum dimaksimalkan sepenuhnya. Ia menyinggung minimnya fitur modern dibandingkan kompetitor di kelas serupa. “Secara sistem sebenarnya sudah ada, tapi tidak dimaksimalkan oleh Nissan. Untungnya di komunitas banyak yang bisa mengakali,” ujarnya. Pandangan serupa disampaikan Hendra Susanto, yang menyebut penyakit Livina relatif mirip dengan Xpander karena berbagi platform dan komponen utama. “Penyakit yang paling sering itu di kaki-kaki, biasanya mulai terasa setelah kilometer di atas 50.000,” kata Hendra. “Steering rack itu yang paling sering, lalu link stabilizer. Tapi ini masih tergolong wajar untuk mobil yang sudah dipakai cukup jauh,” ujarnya. Hendra menambahkan, keluhan tersebut umumnya lebih berdampak pada kenyamanan, bukan keselamatan. Selain kaki-kaki, sebagian pengguna juga pernah melaporkan gejala rem bergetar, terutama setelah perjalanan jauh. “Biasanya karena disk brake kena panas lalu langsung dipakai ngerem mendadak, jadi permukaannya bergelombang,” ujar Hendra. Sementara itu, sektor kelistrikan dan mesin dinilai relatif minim masalah. “Untuk All New Livina, sejauh ini hampir tidak ada isu kelistrikan. Mesin juga aman,” kata Hendra. Foto unit Nissan Livina lansiran 2019 yang akan dilelang KPKNL Surabaya Ia menilai keandalan tersebut tidak lepas dari fakta bahwa Livina mengadopsi basis Xpander generasi awal yang sudah melalui fase penyempurnaan. “Xpander sudah lebih dulu keluar, jadi trial and error-nya sudah dilewati. Ketika Livina hadir, kondisinya sudah matang,” ujarnya. “Secara umum, sampai sekarang mobilnya masih enak dipakai. Selama kita tahu plus-minusnya, mobil ini layak jadi andalan,” tutup Ramli. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang