Memiliki kendaraan roda empat di tengah kondisi ekonomi saat ini menuntut calon pembeli cerdas dalam memperhitungkan biaya operasional. Selain konsumsi bahan bakar minyak (BBM), komponen pengeluaran lain seperti perawatan berkala, harga sparepart, hingga pajak tahunan kerap menjadi beban tersendiri. Kendati demikian, bagi Dika, pemilik Datsun Go keluaran 2015 bertransmisi manual, merawat mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) ini tergolong cukup ramah di kantong. “Untuk perawatan tergolong mudah dan murah, sangat cocok untuk dijadikan mobil pertama,” kata Dika kepada Kompas.com belum lama ini. Datsun Go lansiran 2015 milik Dika Kaki-kaki dan AC Dika membagikan pengalamannya mengenai beberapa sektor yang memerlukan perhatian lebih dari pemilik Datsun Go. Menurutnya, dua bagian utama yang paling sering membutuhkan perbaikan adalah sektor kaki-kaki dan penyejuk udara (AC). Untuk sistem AC bawaan pabrik, Dika menyarankan penambahan filter AC aftermarket karena unit standar Datsun Go generasi awal belum menyediakannya secara langsung. Sementara di sektor kaki-kaki, pemilik kendaraan tidak perlu risau jika komponen orisinil dirasa terlalu menguras dompet. Saat ini pilihan suku cadang pengganti (aftermarket) sudah sangat melimpah di pasaran. “Buat sektor kaki-kaki bisa diselesaikan dengan part orisinil, tetapi kalau dirasa terlalu mahal, bisa pakai produk aftermarket. Ada macam-macam opsi seperti Trivindo atau Heiker yang banyak ditemui di online shop,” ujar Dika. Pajak dan Servis Dari segi kewajiban pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan, Datsun Go lansiran 2015 terbilang murah. Untuk wilayah plat F (Bogor), pajak tahunannya berada di kisaran Rp 1,5 juta. Begitu pula dengan pengeluaran untuk servis rutin dan penggantian oli berkala. Penggunaan pelumas spesifikasi LCGC sudah cukup memadai untuk menjaga performa mesin tiga silinder tersebut. “Biaya servisnya murah. Pakai oli khusus LCGC kisaran Rp 300.000 sudah bagus. Pengerjaan tune up juga mudah, biayanya sekitar Rp 200.000 sampai Rp 300.000,” ucap Dika. Adapun untuk penggantian komponen habis pakai seperti kampas rem, harga suku cadangnya di toko daring berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000. “Jadi sekali perawatan berkala itu tidak sampai Rp 1 juta. Rata-rata berkisar Rp 500.000 sampai Rp 800.000, tergantung komponen apa saja yang diganti,” kata dia.