Mobil yang sudah pernah mengalami panas berlebih kerap dianggap memiliki penyakit laten. Hal ini bisa terjadi lantaran biaya perbaikannya bisa sangat mahal dan sebagian orang memilih mengakalinya daripada memperbaiki dengan optimal. Oleh karena itu, unit tersebut bisa mengalami overheating kembali di kemudian hari. Lantas, apakah pihak bengkel memberikan garansi atas perbaikan yang dilakukan? Muchlis, Pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo mengatakan garansi untuk perbaikan mobil yang mengalami overheating beragam, tergantung kebijakan bengkel. “Di bengkel resmi garansi yang diberikan 14 hari, atau setelah menempuh jarak 1.000 Km, sementara di bengkel non-resmi bisa 1 bulan atau 1.000 Km, untuk perbaikan overheating,” ucap Muchlis kepada KOMPAS.com, Rabu (7/1/2026). Mobil yang mengalami overheating bisa mengalami kerusakan cukup kompleks, karena hampir semua komponen mesin terdampak atas suhu panas yang berlebihan tersebut. “Umumnya kalau mobil overheating lagi setelah melakukan perbaikan, penyebabnya kepala silinder yang melengkung, alih-alih menggantinya dengan yang baru sesuai standar operasional prosedur (SOP) tapi memperbaikinya,” ucap Muchlis. Ilustrasi gasket kepala silinder Ketika kepala silinder yang melengkung tersebut diperbaiki, yakni diratakan dengan cara dibubut, dan hasilnya tidak rata, maka overheating bisa terjadi kembali. “Lebih aman diganti dengan yang baru misal kepala silinder sudah melengkung, itu saran terbaik agar hasilnya optimal,” ucap Muchlis. Sementara itu, Nyoman, Kepala Bengkel Nasmoco Wonosobo mengatakan bengkel resmi memberikan garansi perbaikan digolongkan berdasarkan kategori. “Untuk garansi general repair 14 hari, sementara perbaikan bodi 30 hari, untuk overheating masuknya ke perbaikan general, garansi tersebut bersyarat yakni onderdil dan perbaikan dari bengkel resmi (Toyota),” ucap Nyoman kepada KOMPAS.com, Rabu (7/1/2026). Jadi, garansi yang diberikan oleh pihak bengkel untuk perbaikan overheating 14 hari sejak mobil diserahkan ke konsumen setelah selesai proses perbaikan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang