JAKARTA, KOMPAS.com – Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa menempatkan anak kecil di jok depan saat naik motor adalah pilihan yang paling aman. Alasannya beragam, mulai dari agar anak lebih mudah diawasi hingga alasan anak yang merasa takut jika duduk di belakang. Padahal, secara teori keselamatan berkendara, posisi tersebut sangat berisiko karena anak bisa menjadi tameng saat terjadi benturan atau bahkan mengganggu ruang gerak pengendara. Bahaya membonceng anak di depan. Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana mengatakan, kebiasaan salah kaprah ini tidak boleh menjadi pembenaran untuk mengabaikan keselamatan. "Memang seringkali anak kecil takut duduk di belakang karena merasa tidak aman atau belum terbiasa. Tapi itu bisa kita atasi dengan cara yang lebih aman tanpa harus memindahkan posisi duduk di depan," ujar Agus kepada Kompas.com Senin (13/4/2026). Agus menyarankan agar orang tua lebih sabar dalam membiasakan anak duduk di jok belakang dengan posisi yang benar sesuai standar keselamatan. "Coba pastikan anak duduk di belakang dengan posisi yang nyaman dan kakinya bisa menapak pijakan atau footstep. Minta anak agar memeluk pengendara dengan erat supaya merasa lebih aman," ucap Agus. Menurutnya, kendala fisik seperti kaki anak yang belum sampai ke pijakan motor juga bukan alasan untuk memindahkannya ke depan. Ada solusi yang lebih aman untuk mengantisipasi hal tersebut. "Jika kaki si anak belum bisa berpijak pada footstep gunakan tali pengaman atau kain yang dapat menahan tubuh anak agar tidak mudah terlepas. Lalu gunakan helm khusus anak dan kalau perlu jaket agar lebih terlindungi," kata dia. Lebih lanjut, Agus mengingatkan bahwa peran orang tua adalah membiasakan anak pada prosedur yang benar secara bertahap, bukan justru mencari jalan pintas yang berisiko fatal. "Saat awal, ajak naik motor pelan-pelan dan jarak dekat dulu supaya anak terbiasa dan rasa takutnya berkurang. Intinya, rasa takut anak itu wajar, tapi jangan disiasati dengan posisi yang justru berbahaya jadi lebih baik dibiasakan pelan-pelan dengan cara yang benar agar tetap aman di jalan," kata Agus. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang