PT Astra International Tbk (ASII) membukukan penjualan mobil sebanyak 222.371 unit sepanjang Januari–Juni 2026. Realisasi tersebut meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 201.633 unit. Di sisi lain, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional pada semester I 2026 mencapai 436.567 unit atau naik 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 376.703 unit. Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 Sulawesi Pangsa Pasar Meski penjualannya meningkat, pangsa pasar Astra mengalami penurunan menjadi sekitar 51 persen dari 53,5 persen pada semester pertama 2025. Penurunan ini terjadi karena pertumbuhan pasar otomotif nasional lebih tinggi dibandingkan kenaikan penjualan perseroan. Kontributor Terbesar Toyota dan Lexus masih menjadi penyumbang terbesar penjualan Astra dengan total 134.520 unit sepanjang semester I/2026. Posisi berikutnya ditempati Daihatsu dengan penjualan 73.545 unit, disusul Isuzu sebanyak 13.890 unit. Sementara itu, UD Trucks mencatat penjualan 416 unit. Berbeda dengan tiga merek lainnya, penjualan UD Trucks turun tajam 62,5 persen dibandingkan periode Januari–Juni 2025 yang mencapai 1.110 unit. Komparasi LCGC antara Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Pasar LCGC Pada segmen Low Cost Green Car (LCGC), Astra membukukan penjualan 43.279 unit selama semester I/2026. Angka tersebut turun 16,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 51.797 unit. Meski demikian, Astra masih mendominasi pasar LCGC nasional dengan pangsa pasar sekitar 78 persen, seiring total penjualan segmen tersebut yang mencapai 55.506 unit pada semester satu 2026.