Viral di media sosial pengendara mobil hampir menabrak bagian belakang truk. Soalnya, truk tersebut sama sekali tidak terlihat dari kejauhan di tengah jalan tol yang tanpa penerangan.Video detik-detik pengendara mobil hampir menabrak bagian belakang truk yang berjalan lebih lambat di tol tanpa lampu belakang diunggah akun Instagram dashcamindonesia. Dari kejauhan, truk itu tidak kelihatan karena tak ada lampu belakang. Untungnya, pengendara mobil itu mendapat peringatan dari sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) dan mampu bermanuver menghindar.Saat sedang melaju di lajur dua Tol Jakarta-Cikampek arah Cipali, pengendara itu tiba-tiba mendapat bunyi peringatan dari sistem ADAS mobilnya. Setelah mendekat, ternyata di depannya ada truk yang berjalan tanpa penerangan lampu belakang. Dari jauh, truk tanpa lampu belakang itu tidak kelihatan sama sekali. Mobil tersebut langsung banting setir ke lajur kanan. Untungnya mobil tetap stabil tanpa terjadi kecelakaan. Pengendara mobil langsung membunyikan klakson panjang untuk memberikan peringatan kepada sopir truk itu."Lokasi tol cikampek arah ke jawa, truk bermuatan tidak ada lampu menyala sama sekali pada malam hari pukul 21.00, alhamdulillah sensor adas dan tcs nya palisade bekerja dengan baik ngebantu banget, saya sampe gemeter dada sakit dan masih shock," demikian dikutip dari akun Instagram dashcamindonesia.[Gambas:Instagram]Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Instruktur & Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, fenomena truk tanpa lampu belakang ini sudah terjadi sejak zaman dulu, bahkan sebelum Undang-Undang Lalu Lintas No. 22 Tahun 2009 berlaku. Sayangnya, hingga kini masih banyak truk tanpa lampu belakang yang mengancam nyawa."Ini permasalahannya adalah kesadaran berlalu lintas yang rendah. Sehingga terjadilah perilaku-perilaku yang berbahaya. Gerakan kampanye soal ini juga kurang dan tidak konsisten penegakan hukum di sini," kata Jusri kepada detikOto baru-baru ini.Fenomena truk tanpa lampu belakang ini jelas membahayakan pengendara lain. Apalagi, di beberapa ruas tol luar kota tidak ada lampu penerangan. Sudah banyak kejadian kecelakaan tabrak belakang truk. Mungkin beberapa di antaranya disebabkan oleh hal semacam ini."Kan banyak sekali tabrakan dari belakang. Kita yang di tol, pas kita masuk jalur tengah, apalagi jalur lambat, kadang-kadang kan kita lihat dari jauh kosong nih, malam nih, ketika pindah lajur ada truk di tengah itu yang idle, yang lagi jalan tapi lampunya nggak ada. Lebih-lebih yang di lajur pertama ya, di lajur lambat, di situ memang dikhususkan untuk truk kan. Fakta konsekuensi kecelakaannya tinggi nih, mematikan dalam kecepatan tinggi, 80 km/jam tau-tau, begitu pindah, truk nggak pakai lampu atau lampunya kurang terang," ujar Jusri.Menurut Jusri, harusnya aturan yang menyangkut keselamatan ini dilaksanakan dengan tegas. Dari kesadaran pemilik kendaraan, mereka harus memelihara kondisi kendaraannya. Dari sisi petugas Dishub dan Polisi pun harus tegas melakukan penertiban.