Honda CUV e: Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, menyampaikan bahwa keberadaan subsidi memang membantu mendorong minat konsumen. Namun, jika skema tersebut tidak lagi tersedia, Honda tetap menyiapkan strategi agar motor listriknya tetap relevan dan menarik di pasar. GULIR UNTUK LANJUT BACA “Kalau ada subsidi tentu kami senang. Tapi kalau pun tidak ada, kami tetap akan berusaha memberi offering dan pelayanan terbaik ke konsumen,” ujarnya di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa strategi elektrifikasi AHM sudah masuk tahap yang lebih matang. Motor listrik bukan lagi sekadar mengikuti tren atau bergantung pada stimulus harga, melainkan mulai diposisikan sebagai lini bisnis yang harus bisa berjalan mandiri.Octavianus menjelaskan, AHM bersama jaringan dealernya kerap menghadirkan program-program khusus secara temporer di wilayah tertentu atau pada momen tertentu. Inisiatif ini dilakukan untuk mendorong konsumen mau mencoba langsung pengalaman berkendara motor listrik. “Kadang konsumen itu perlu dipancing untuk mencoba dulu. Setelah mencoba, baru mereka bisa merasakan sendiri experience-nya seperti apa,” kata dia.Artinya, pendekatan yang dilakukan Honda bukan lagi sekadar bermain di harga, melainkan mendorong pengalaman langsung sebagai kunci konversi pembelian.Langkah ini dinilai penting, mengingat pasar motor listrik di Indonesia masih berada pada tahap awal (early stage). Edukasi konsumen masih menjadi pekerjaan rumah besar, terutama di luar kota besar yang infrastrukturnya belum sepenuhnya siap.Meski demikian, AHM mengklaim penjualan motor listrik Honda sepanjang tahun lalu tergolong signifikan. Bahkan, market share motor listrik Honda disebut sudah berada di angka dua digit di tengah pasar yang kini diisi lebih dari 30 merek. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Salah satu model yang paling berkontribusi adalah CUV-e. Motor listrik ini disebut menyumbang sekitar 60–70 persen dari total penjualan motor listrik Honda. Menariknya, kontribusi tersebut bukan semata karena program diskon, tetapi karena konsumen menilai performa dan jarak tempuhnya memadai untuk kebutuhan harian.Ke depan, AHM juga membuka peluang untuk masuk ke segmen motor listrik dengan harga yang lebih terjangkau guna meningkatkan volume penjualan.